Mohon tunggu...
Beni Guntarman
Beni Guntarman Mohon Tunggu... Swasta -

Sekedar belajar membuka mata, hati, dan pikiran tentang apa yang terjadi di sekitar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Belajar dari Burung-burung Pengembara

5 Mei 2016   01:45 Diperbarui: 5 Mei 2016   01:56 42
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Burung-burung pengembara yang mengarungi langit birunya

terbang lapang menjemput hari-harinya dengan sayap terbuka

cahaya yang bangkit dari timur menuju ke barat menuntunnya

adakah ia membuka kitab suci atau mendengarkan khotbahmu?

Bekerja keras, terjal jalan, ataupun akal cerdas di langit pikirmu

tak sebanding dengan kemampuannya mensyukuri anugrah hari 

tiap makhluk punya kelebihan dan kekurangan, adalah mata hati

membuatmu mampu menandingi nalurinya membaca cahaya hari

Bagai sayap, kedua tangan adalah kekuatan yang merubah dunia

darat, laut, udara dapat terjangkau berkat kerja keras keduanya

keberhasilan dapat diupayakan dan diraih dengan tangan terbuka

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun