Mohon tunggu...
Babeh Helmi
Babeh Helmi Mohon Tunggu... profesional -

Babehnya Saras n Faiz . Twitter : @Babeh_Helmi . . @KoplakYoBand

Selanjutnya

Tutup

Travel Story

Nonton Langsung Balap F1 Singapura Gratis Bareng Infiniti Indonesia

28 Oktober 2012   00:29 Diperbarui: 24 Juni 2015   22:19 759
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tiket yang berupa IDCard ini dikemas dalam amplop khusus dari Red Bull Racing. Untuk diketahui, tiket F1 yang dijual umum, biasanya dikemas dalam plastik khusus, dan karena kemasan yang kami terima berbeda, maka kami sudah merasakan ada perlakuan khusus untuk kami. Oh ya, tiket ini hanya berlaku di Zona 4, tapi tiket Esplanade Waterfront Grandstand yang diberi nomor kursi, bukan tiket Walkabout (berdiri), dan berlaku juga untuk menonton pertunjukkan Maroon 5 dan Katy Perry. Selain itu, kami juga diberikan kemeja asli tim RedBull, untuk yang wanita diberikan kaos asli Red Bull.

13492901251405633842
13492901251405633842
Tiket dan narsis

Setelah istirahat di kamar hotel (yang ternyata mewah... #eh .. :P), pada jam 4 sore kami pun berangkat menuju sirkuit F1 Singapore Marina Bay. Sesampainya di Gate 6 (di Fullerton Road, sekitar Raffles, yang ada patung Merlion-nya) sudah terdengar raungan mobil balap yang kencang. Wiiih, ini nih, saat yang ditunggu-tunggu. Tapi teteeeup, dengan menahan kesabaran, kami tetap narsis dulu foto-foto di depan gerbangnya. Hihihi. Eh tapi ya, walau penjagaannya ketat, jumlah para penjaga di sana ngga terlalu banyak lho, polisi dan satuan pengamannya ngga banyak. Petugas dari EO penyelenggara juga jumlahnya cukup dengan tugasnya masing-masing. Mungkin karena terbiasa suasana Singapura yang disiplin ya, ngga seperti di sini yang pastinya penuh penjaga.

[caption id="attachment_220332" align="aligncenter" width="640" caption="Rio Haryanto, Pebalap Indonesia di ajang GP2"]

13513308331327108248
13513308331327108248
[/caption]

Setelah kami masuk, mulailah saya naik ke panggung berdiri Walkabout. Terlihat mobil-mobil balap yang melibas tikungan tajam dengan kecepatan tinggi. Mungkin kecepatan di tikungan tajam itu sekitar 60 sampai 80 km perjam, bahkan bisa lebih. Bagi saya itu sudah sangat kencang membelok  dengan kecepatan seperti itu. Mobil tetap stabil tanpa ada ban yang terangkat. Kalaupun ada yang terangkat, itu karena pebalap mengambil jalur trotoar merah putih yang memang posisinya lebih tinggi. Dan mobil-mobil yang kebut-kebutan itu, bukanlah mobil Formula 1, tetapi mobil GP2. Spesifikasi mobil GP2 ini tidak beda jauh dengan mobil F1. Hanya pembatasan rpm dan besarnya cc yang membedakannya. Di F1, mesin hanya 2400 CC, namun rpmnya bisa mencapai 18.000, sementara GP2, walau dengan mesin 4.000 CC, rpm tidak boleh lebih dari 10.000. GP2 ini tingkatannya persis di bawah F1, untuk itu banyak pebalap mengikuti seri ini untuk masuk ke jenjang F1, apalagi serinya dihadirkan bersamaan waktunya dengan balap Formula1.

[caption id="attachment_220323" align="aligncenter" width="640" caption="Kebut-kebutan ajang GP2"]

13513300911247929157
13513300911247929157
[/caption]

Nah, di atas panggung berdiri itu, saya memotret aksi mobil-mobil balap yang saat itu sedang balap (race pertama). Pebalap Indonesia Rio Haryanto ikut di dalamnya, dengan tim Carlin. Saat itu Rio start di posisi ke 16 (hasil kualifikasi). Dan hasil balap sesi pertama itu, Rio finish di posisi ke-9, sementara rekan setimnya, Max Chilton menjadi juara pertama di seri pertama GP2. Untuk diketahui, kabar terakhir, tahun depan Max Chilton akan naik ke jenjang F1. Nah, kalau Rio bisa meningkatkan prestasi naik ke podium beberapa kali (hasil terbaik Rio terakhir adalah menjadi pole position pertama dalam starting grid di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia), bukan tidak mungkin karir F1 sebentar lagi bakal menghampirinya. Kita doakan saja ya, jadi bisa nonton balap F1 di Indonesia.

[caption id="attachment_220331" align="aligncenter" width="640" caption="Max Chilton, teman satu tim Rio Haryanto, yang menjadi juara kesatu di race pertama GP2"]

1351330767197884740
1351330767197884740
[/caption]

Kelar foto-foto aksi mereka, kami menuju ke Esplanade Waterfront Grandstand, lokasi untuk menonton mobil Formula 1 melakukan latihan ketiganya. Latihan pertama dan kedua mereka lakukan Jumat kemarinnya. Nah, baru deh ini pertama kalinya melihat mobil F1 melesat kencang dengan suara knalpot yang melengking. Posisi di Waterfront memang kecil dan berupa jalur pendek lepas dari tikungan panjang untuk masuk ke tikungan di jalur Marina Bay, sehingga mobil F1 tidak melaju dengan maksimal. Di jalur itu kemungkinan mobil F1 melesat melibas tikungan dengan kecepatan 130 km/jam. Dan saat latihan itu, beberapa mobil tidak maksimal juga menjalankan mobilnya dengan kencang. Ini bisa dimengerti karena tikungan Marina Bay tersebut berbahaya, langsung berbenturan dengan dinding hijau. Sekali melibas dengan salah perhitungan, jika menabrak dinding, ban dan sasis akan langsung rusak. Saat itu Lewis Hamilton pun sempat menabrak dinding, namun hanya ban yang rusak, bisa langsung diganti. Oh ya, Lewis Hamilton menyentuh dinding kalau tidak salah saat kualifikasi malam harinya.

[caption id="attachment_220400" align="aligncenter" width="640" caption="."]

135138278146656938
135138278146656938
[/caption]

Karena perut lapar dan ingin melihat dari trek lain, kami pun bergerak menuju kantin, yang di sebelahnya terdapat jalur/trek panjang menuju Waterfront. Di sini barulah terasa lengkingan mobil Formula 1, walau kecepatannya hanya dikebut hingga 240 km/jam. Sebenarnya riskan untuk menonton di pagar sebelah kantin, karena hanya dibatasi pagar yang langsung ke jalur. Namun kami semua di situ percaya keamanan pagar yang sudah direkomendasikan oleh pihak FIA.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun