Mohon tunggu...
gurujiwa NUSANTARA
gurujiwa NUSANTARA Mohon Tunggu... Konsultan - pembawa sebaik baik kabar (gurujiwa508@gmail.com) (Instagram :@gurujiwa) (Twitter : @gurujiwa) (Facebook: @gurujiwa))

"Sebagai Pemanah Waktu kubidik jantung masa lalu dengan kegembiraan meluap dari masa depan sana. Anak panah rasa melewati kecepatan quantum cahaya mimpi" ---Gurujiwa--

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

(True Story) Rahasia Ono, Ditinggalkan Dua Ibu, Dipeluk Dua Ayah Supernya

10 Oktober 2020   07:21 Diperbarui: 10 Oktober 2020   07:42 140
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Novel. Sumber ilustrasi: PEXELS/Fotografierende

Ono sangat berharap mata ibunya seindah Bu Imelda. Baik ibu asuh, maupun ibu kandung yang tak pernah dikenal atau didengar kabar beritanya.

"Ono, kenapa kamu melamun lagi Nak?", tanya Bu Guru cantik sambil mengelus rambut Ono tulus dan sayang.

"Saya kangen Ibu. Tapi wajah kedua ibuku susah kuingat", keluh Ono sendu.

"Tenang, ada ibu Imel, anggap saja aku ibu sejatimu On", pinta Ibu yang masih lajang ini bermohon. Ono tak bisa berkata - kata, keduanya terisak. Haru.

"Ono, dengarkan ibu, temui Ayahmu, beliau bukan penderita, tetapi mantan penderita kusta. Dulu sekali, obat penyakit ini belum ditemukan. Penderitanya dianggap kena.kutukan", papar ibu Imelda lagi.

"kasihan Ayahmu, dia berharap kau peluk dia , ciumlah tangan beliau. Hormati.insyaAllah kuman, bakteri ganas itu sudah mati.dan tidak menular lagi..",nasehat Bu Guru yang penuh perhatian itu.

"Aman ya Bu ?", tanya Ono mencari keyakinan.

Bu Imelda mengangguk.
Esoknya, pas hari libur, tanggal merah. Ono meminta Ayahnya mengantar ke Rumah Sakit Sitanala. Disana ia bertemu dengan ayah kandung yang merindukannnya.

Diciumnya tangan Ayahnya yang cacat nyaris tidak berjari, dengan tulus, pengabdian seorang anak tanpa rasa jijik

Betapapun Ayah kandungnya adalah jalan Tuhan untuk menjadi jembatan kelahiran di bumi yang penuh keberkahan ini.

Ono pun menikmati kehangatan percakapan dirinya tentang masa lalu diantara dua ayah kandung -asuh. Sungguh percakapan batin yang lengkap. Melengkapi 11 tahun lebih, ingatan kasih sayang yang hilang.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun