Mohon tunggu...
Ikhwanul Halim
Ikhwanul Halim Mohon Tunggu... Editor - Penyair Majenun

Father. Husband. Totally awesome geek. Urban nomad. Sinner. Skepticist. Believer. Great pretender. Truth seeker. Publisher. Author. Writer. Editor. Psychopoet. Space dreamer. https://web.facebook.com/PimediaPublishing/ WA: +62 821 6779 2955

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Bayi Mengambang

7 Maret 2022   22:00 Diperbarui: 7 Maret 2022   22:03 506
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

kita tak ingin terlempar dari udara
pertumbuhan tak mengganggu anakyang tersenyum
mengerucutkan bibir membujuk jari kaki jemari tangan
bersandar membasahi rambut ikal

mengirimkan semprotan air dingin
tinggi ke udara yang berkilauan
bayi itu bermain-main dengan gembira di air
seperti halnya anak-anak lainnya

kita perlahan-lahan berputar dan berputar
naik sedikit lebih tinggi di setiap putaran
saat kita bangkit bayi itu semakin kecil
menyusut seukuran rumah

mobil
selembar kertas
kartu nama
kancing

Bandung, 7 Maret 2022


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun