Mohon tunggu...
Arrie Boediman La Ede
Arrie Boediman La Ede Mohon Tunggu... : wisdom is earth

| pesyair sontoloyo di titik nol |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kepada Kuda-kuda Jantan di Titik Nol

8 Oktober 2020   11:19 Diperbarui: 8 Oktober 2020   11:34 98 21 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kepada Kuda-kuda Jantan di Titik Nol
ilustrasi - fineartamerica.com

kuda-kuda jantan yang turun ke jalan
bukan kuda-kuda tunggangan joki-joki yang takberwajah
: kuda-kuda jantan itu adalah penjaga hati nurani

kuda-kuda jantan
yang turun ke jalan
sudah terlalu lama di kandang
menikmati hidup enak
bersama seribu mimpi
di antara angin reformasi
angin yang memabukkan
angin yang meng-kaku-kan tulang
mematikan suara nurani
membungkam ideologi

: yo ayo, kuda-kuda jantan
nyaringkan suaramu
sudah terlalu lama tak kudengar ringkikmu
ayo, nyanyikan lagu: maju tak gentar
kami menunggumu
di pelataran kaum jelata
yang seharusnya jadi ladang perjuangan
bukan ladang bagi kaum khianat
kaum yang melukai hati nurani
nurani kaum jelata

: ayo, kuda-kuda jantan
jaga irama
jaga suara hati
jaga kedamaian
bulatkan tekad
rapatkan barisan
jangan terpecahbelah
ini perjuangan tanpa batas
perjuangan membawa angin perubahan
dari sepuluh arah mata angin

: wahai kuda-kuda jantan
yang turun ke jalan
catat!
ingat!
keseimbangan bumi adalah pertahanan hidup
keteguhan matahari adalah ketetapan hati
kelanggengan rembulan adalah kepastian jiwa
yang tak bisa diperjualbelikan
yo ayo, kuda-kuda jantan berlari kencanglah: jangan berhenti
perjalanan tinggal sejengkal; kami menunggumu di titik nol

sumurserambisentul, 08 oktober 2020
arrie boediman la ede

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x