Mohon tunggu...
Arman Syarif
Arman Syarif Mohon Tunggu... Guru yg suka mendayung dlm sunyi di lautan aksara brbekal serbuk kopi

Biarku sesengsara bulan, masih ada artiku di atas awan

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Muka dan Tembok

16 Januari 2020   22:15 Diperbarui: 16 Januari 2020   22:28 19 6 2 Mohon Tunggu...
Puisi | Muka dan Tembok
ilustrasi : wallpaperflare.com

Ini muka
apa beda dengan tembok
timpang realita
mata di muka
tetap membuta

Ini muka
apa beda dengan tembok
si kleptokrat kian gila
rampok sana rampok sini
sedang muka
tak berkabar pada nurani

Ini muka
apa beda dengan tembok
beton-beton borjuis hebat menghunjam
rusak permukiman rusak alam
sedang mulut di muka tetap bungkam

Ini muka saya tuan, bukan tembok

Gowa | 16 | 01 | 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x