Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.500 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 15-3-2023 dengan 1.920 highlight, 15 headline, dan 97.138 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Masuk Kategori 15 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salam literasi πŸ’– Just love writing πŸ’–

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kedua Kaki

11 Januari 2023   17:08 Diperbarui: 11 Januari 2023   18:35 176
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ikustrasi Puisi pixabay.com

Kau mengapa
Tiba-tiba saja berulah padaku
Apa aku menyakitimu
Apa aku berlebihan padamu
Bukankah aku memanjakanmu
Atau aku berlebihan menyayangimu

Entah, aku tak tahu
Buang waktu bila ku mengingat ulang
Apa yang kumakan menyakitimu
Apa yang kulakukan menyiksamu
Aku hanya seperti apa adanya padamu
Aku yang tak biasa mendapat protesmu
Aku sekarang sudah sangat lelah

Apakah kau masih saja berulah
Entahlah
Mungkin aku yang kurang menjagamu
Mungkin aku yang tak tahu cara merawatmu
Hingga kau seolah berkata padaku
Ini waktunya tiba
Waktu di mana istirahat jauh lebih penting bagi jiwa
"Kedua kakimu ini hanya lelah melangkah mengikuti maumu"
Itu katamu

...
Written by Ari Budiyanti

11 Januari 2023

#PuisiHatiAriBudiyanti
15-2.435

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun