Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru yang suka berpuisi

Sudah menulis 2.465 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 5-2-2023 dengan 1.890 highlight, 15 headline, dan 95.903 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Masuk Kategori 15 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salam literasi πŸ’– Just love writing πŸ’–

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tanpa Rindu (November 17)

23 November 2022   20:00 Diperbarui: 23 November 2022   20:09 113
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Puisi Pexels.com

Pada suatu hari nanti mungkin aku tak lagi berkawan dengan rindu
Alasan yang samar karena tak ada siapapun merasa
Hanya sebuah memori lama yang terus menyembul hingga ke langit-langit cinta

Adakah sedikit kecewa di sudut kalbu karena hadirmu yang tiada
Mungkin sedikit saja tetesan rasa pada setitik rindu
Rindu yang ingin kubenamkan dalam lubuk hati terdalam
Hingga pada akhirnya mampu menjalani waktu tanpa rindu padamu

Aku sudah merelakan cintamu berlabuh di hati yang lainnya
Tak lagi ada harap yang kubangun di atas semu
Bayangan dan tiada lagi kenangan

Pada saatnya nanti aku akan hidup tanpa rindu

...
Written by Ari Budiyanti
23 November 2022

#PuisiHatiAriBudiyanti

27-2.374

Baca juga: Galau (November 16)

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun