Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru yang suka berpuisi

Sudah menulis 2.380 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 1-12-2022 dengan 1.815 highlight, 15 headline, dan 92.905 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Masuk Kategori 20 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 3 periode: 2019, 2020, dan 2021. Salam literasi πŸ’–Just love writingπŸ’–

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Melangkah di Kaki Angkasa

29 September 2022   19:01 Diperbarui: 29 September 2022   19:27 134 20 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi puisi Pixabay.com

Apa bisa?
Mungkin dan hanya mungkin
Bila
Tiada pembeda di antara kita yang membuat relasi kian dingin

Tiada sapa
Tiada teguran
Tiada berita
Kau dan aku sungguh semakin jauh saja

Mengapa ada ragu
Mengapa membisu
Mengapa oh mengapa
Segala tanya mengiringiku bersama berlalunya ceria di bulan September

Jangan ada cerita duka lagi
Aku tak sanggup menggenggamnya
Tak mampu menyimpannya
Tak mau menanggapinya

Baca juga: Sebutir Rindu

Aku
Hanya ingin sejauh-jauhnya melangkah
Lalu dari tatapan netramu yang bersahaja
Hilang dari pikiranmu yang terus berjalan mengikuti waktu

Ya di kaki angkasa aku memantapkan langkah
Aku hanya ingin terus berjalan hingga tujuan
Meski kisah kita tertinggal di ujung sana
Ya biarlah menjadi sekedar memori yang menutup Septemberku

...
Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
29 September 2022

42-2.311
.

Baca juga: Katakan pada Cinta

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan