Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Membaca, menulis, mendongeng, dan berkebun menjadi kegiatan-kegiatan menarik yang tak henti-hentinya mengisi hari-hari saya. Mari terus menginspirasi sesama dalam karya kita. Salam literasi.

Suka: membaca, mengoleksi buku, menanam bunga, menulis puisi dan kisah lain, mendongeng, dan mengajar.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Saat Ku Tak Kuat Lagi, Jangan Hakimi Aku

14 September 2019   06:59 Diperbarui: 14 September 2019   07:01 0 14 3 Mohon Tunggu...
Puisi | Saat Ku Tak Kuat Lagi, Jangan Hakimi Aku
Suasana pagi di kampung halaman/dokpri

Membatin dalam renung sepagi tadi
Atas segala yang telah terlalui
Saat semua cinta telah diberi
Dalam sejuta cara segenap hati

Bila ada cela itu karena aku manusia
Tidak ada yang bisa disebut sempurna
Tak urung kritik tajam pun ku terima
Pun kata-kata kasar sering menggema

Dalam rentangan batas diri
Kusadari tak boleh membalasi
Semua ketidak puasan pada pribadi
Yang penuh dengan kekurangan lagi

Menahan bibir dari kata-kata kasar
Menahan bicara ingin hati membalas
Mengendalikan diri kunci utama
Teredam segala pertikaian tak beralas

Bertahun ku coba bertahan
Dalam segala macam gempuran
Sampai saat ku tak kuat menahan
Semua gejolak batin ingin terluapkan

Mungkin nanti akan ada cibiran
Saat akhirnya ku keluarkan
Mungkin nanti ada kasihan
Saat berhenti ku di ujung jalan

Hanya saja harapku kalian..
Jangan menghakimiku tanpa ampunan
Saat ku tak kuat lagi menahan
Apa yang seharusnya kuperjuangkan

..
Written by Ari Budiyanti
14 September 2019

#PuisiHati

#HatiSeorangGuru

KONTEN MENARIK LAINNYA
x
14 September 2019