Mohon tunggu...
Mbah Ukik
Mbah Ukik Mohon Tunggu... Buruh - Jajah desa milang kori.

Wong desa

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur Pilihan

Kafe dengan Konsep Toko Buku

16 Agustus 2022   13:08 Diperbarui: 16 Agustus 2022   13:18 207 21 9
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Seorang teman yang membaca postingan saya kemarin tentang 'Tempat Nyaman untuk Menulis' bertanya setengah protes, 'masak sih kamu ga pernah menulis di kafe?'

Memang, beberapa kali saya bersama komunitas pemerhati budaya setiap bulan sekali diskusi tentang budaya dan adat istiadat serta sejarah Malang di sebuah kafe di Tumpang, Malang. Sebuah kafe ala desa.

Salah satu keunikan kafe tersebut adalah menyediakan buku-buku untuk dibaca di tempat.

Diskusi dan bacaan tentang budaya tersebut kadang saya tulis untuk sebuah postingan.

Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.

Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.

Dokumen pribadi.
Dokumen pribadi.

Jika di Malang hanya sebulan sekali maka saat di Jogja boleh dikatakan hanya beberapa kali dalam empat tahun terakhir. Hanya pada saat ingin suasana berbeda.

Selama ini hanya pada sebuah kafe di sekitar Taman Sari. Pilihan pada kafe ini karena di sini juga menjual buku-buku humaniora dan sastra yang berbobot.

Hari ini saya mengunjungi kafe ini sehubungan ketertarikan akan tema yang diusung Kompasiana tentang jejak dan sejarah masa kolonial.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan