Mohon tunggu...
Ali Arief
Ali Arief Mohon Tunggu... Seniman - Seniman

Saya berasal dari Kota Medan...berkarya dan berkreativitas dibutuhkan kemauan dan keyakinan untuk tetap konsisten di jalur kejujuran dan kebenaran...tetap belajar memperbaiki diri...

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Cobaan Silih Berganti

25 Mei 2021   22:18 Diperbarui: 25 Mei 2021   22:33 308
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Portal Muslim Kaffah.com

Kesedihan terlihat pada wajahmu yang sayu

Mereka yang terkasih pergi tak kembali

Pandemi merenggut napas yang terhambat

Di selang memanjang udara terhantar

Berjuang melepas kesakitan teramat melelahkan

Hingga waktu terhenti meninggalkan kepedihan

Mencengkeram keadaan yang memilukan

Pandemi semakin liar dalam serpihan udara

Melayang masuk pada hirupan napas yang sesak

Bertarung merajut kehidupan sangat berharga

Setiap detik ruang isolasi yang lemah tiada daya

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun