Mohon tunggu...
alda awayan
alda awayan Mohon Tunggu... Mahasiswa - Saya masih belajar menulis. Kritik serta saran yang membangun sangat diharapkan. Semoga artikelnya bermanfaat

Seorang Mahasiswa Perikanan PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas

Analisis Review Pemasaran Pempek Frozen

11 November 2021   20:52 Diperbarui: 11 November 2021   21:50 728
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Oleh:

Junianto1 dan Alda Awayan Banjarsari2

  1. Dosen Departemen Perikanan_UNPAD
  2. Mahasiswa Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU) Perikanan  _ UNPAD, Pangandaran

Pempek merupakan makanan yang terbuat dari bahan dasar ikan tenggiri dan sagu disajikan dengan cuko. Cuko merupakan saus pempek yang terbuat dari gula merah, cabai rawit, bawang putih dan garam.  Makanan ini berasal dari Palembang, Sumatera Selatan.

Secara organoleptik warna pempek rebus memiliki warna putih susu dan yang telah digoreng berwarna oranye keemasan. Tekstur pempek adalah padat, tidak berongga agak kenyal namun mudah dikunyah. Pempek memiliki aroma khas ikan segar yang tidak amis. Rasa dari pempek adalah gurih dan apabila disruput bersama cuko maka rasanya akan menjadi gurih, manis dan pedas.

Pempek mampu memenuhi fisiologi dari kebutuhan konsumen yaitu kandungan protein yang tinggi baik untuk pertumbuhan dan daya ingat. Nutrisi yang dikandung dalam pempek berupa abu sebanyak 1,8%, protein 7,4%, karbohidrat 24,3% dan serat pangan 2,4% (Saputri et.al 2021). Covenience of users dari produk pempek ini memberikan branding pempek yang higienis dan berasal dari ikan tenggiri segar pilihan yang diproses dan dikemas secara higienis dengan kemasan plastik kedap udara.

Gambar 2. Contoh Kemasan Luar Pempek/Dokpri
Gambar 2. Contoh Kemasan Luar Pempek/Dokpri

Pempek frozen mampu bertahan selama tiga bulan sedangkan pempek biasa yang disimpan pada lemari pendingin hanya bisa bertahan selama 3-4 hari. Pempek frozen memiliki masa simpan yang lebih lama dengan rasa yang masih baik sehingga bisa menjadi poin appetite statisfication dari produk ini.

Segmentasi pasar dari pempek frozen memiliki target pasar masyarakat umum menengah, anak muda, usia 18 - 25 tahun yang senang mengemil. Produk pempek ini didistribusikan ke seluruh Indonesia melalui penjualan online di marketplace. Pempek frozen ini juga dapat dibeli secara langsung di toko fisik di Pangandaran.

Rival dari pempek frozen ini ditemukan ada 258 dari kata kunci pencarian pada online marketplace. Substitusi dari pempek fozen ini adalah pempek siap saji yang dijual di daerah sekitar pembeli. Potential entrants dari pempek frozen ini adalah industri fishcake frozen dimana mereka bisa dengan mudah untuk membuat pempek frozen dikarenakan bahan baku yang hampir serupa. 

Supliers dan buyers dari produk pempek juga bisa menjadi pesaing dari produk pempek frozen dikarenakan kemampuan supliers untuk memasok bahan bakunya sendiri kemudian diolah menjadi pempek dan buyers yang terinspirasi dari produk pempek frozen ini. Salah satu dari substitusi pempek yang berada di Jakarta memiliki aset sebanyak Rp. 97.115.000 dengan total pekerja 2 orang. Fasilitas pada salah satu substitusi pempek forzen ini adalah motor roda tiga, peralatan masak, poster dan x-banner.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ruang Kelas Selengkapnya
Lihat Ruang Kelas Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun