Mohon tunggu...
Lohmenz Neinjelen
Lohmenz Neinjelen Mohon Tunggu... Buruh - Bola Itu Bundar, Bukan Peang
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

https://gonjreng.com/

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Manchester United Menang, Liverpool Menangis?

14 Januari 2019   08:06 Diperbarui: 14 Januari 2019   11:59 520
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber gambar: dailymail.co.uk

Keempat, sebaiknya manajemen Manchester United melupakan strateginya untuk merekrut manajer anyar seperti Zinedine Zidane, Mauricio Pochettino, Diego Simeone, dan lainnya, karena Ole Gunnar Solskjaer adalah manajer yang memiliki "gen Manchester United". 

Layak dan tepat untuk menangani "The Red Devils" di masa akan datang. Tentu sebuah langkah yang cukup bijak jika manajemen menunggu hingga akhir musim kompetisi, tapi kalau nantinya terbukti Manchester United berhasil mencapai target peringkat 4 besar musim ini, tak perlu ragu untuk memberikan kontrak jangka panjang kepada Ole Gunnar Solskjaer.

Sumber gambar: skysports.com
Sumber gambar: skysports.com
Analisis ke depan setelah Manchester United menang 1-0 atas Tottenham Hotspur, diasumsikan mental pemain Manchester United pun naik dan mudah meraih kemenangan-kemenangan berikutnya hingga target peringkat 4 besar pun tercapai, kemudian Ole Gunnar Solskjaer diangkat sebagai manajer baru dengan kontrak jangka panjang, semua ini bisa membuat Liverpool menangis!

Mengapa Liverpool menangis? Karena diperkirakan Ole Gunnar Solskjaer bisa menjadi manajer yang baik. Ditangannya pemain-pemain muda Manchester United akan terus berkembang, dan juga nantinya menjadikan Manchester United juara Liga Inggris musim kompetisi 2019-2020 atau 2020-2021.

Ole Gunnar Solskjaer adalah "Alex Ferguson baru" yang bisa menghambat mimpi Liverpool untuk menjuarai Liga Inggris di masa depan. 

Masih ingat tekad Alex Ferguson ketika ia baru diangkat sebagai manajer Manchester United? Ia akan mencampakkan atau menjauhkan Liverpool dari gelar juara Liga Inggris, dan Liverpool pun sampai saat ini masih menderita, 28 tahun tak pernah lagi meraih gelar itu.

Manchester United menang melawan Tottenham Hotspur, Alex Ferguson yang menyaksikan langsung pertandingan tersebut di Stadion Wembley tersorot kamera televisi melontarkan sebuah senyum misterius.

Sebuah senyum misterius sekaligus pertanda Liverpool menangis dan akan terus menangis di masa yang akan datang, karena senyum Alex Ferguson tadi seakan ingin mengatakan Manchester United telah memiliki manajer baru seperti dirinya, dan akan mengulangi sukses menjauhkan Liverpool dari gelar juara Liga Inggris.

Makanya, jika tak ingin Liverpool menangis dan terus menangis, musim ini adalah momentum atau saat yang tepat bagi Liverpool untuk meraih mimpi yang sudah tertunda selama 28 tahun, Liverpool juara Liga Inggris.

Sekarang atau tidak sama sekali!

It's now or never,
Come hold me tight
Kiss me my darling,
Be mine tonight

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun