Mohon tunggu...
Ahmad Rusdiana
Ahmad Rusdiana Mohon Tunggu... Penulis - Praktisi Pendidikan, Peneliti, Pengabdian Kepada Masyarakat-Pendiri Pembina Yayasan Pendidikan Al-Misbah Cipadung Bandung- Pendiri Pembina Yayasan Tresna Bhakti Cinyasag-Panawangan-Ciamis Jawa Barat
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Membaca dan Menulis Dengan Moto Belajar dan Mengabdi

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Peran Krusial Talent Mangement System: Menyonsong Era Bonus Demografi 2030

24 Mei 2024   07:12 Diperbarui: 24 Mei 2024   07:19 148
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber: YUTHA EDUKASI SOLUSINDO, tersedia di https://yes-consultant.com/silabus-pelatihan-talent-management-185

Peran Krusial Talent Management System: Menyonsong Era Bonus Demografi 2030

Oleh: Ahmad Rusdiana

Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk menyongsong era bonus demografi pada tahun 2030, di mana jumlah penduduk usia produktif akan jauh lebih banyak dibandingkan dengan usia non-produktif. Kondisi ini menawarkan potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi, namun juga menghadirkan tantangan dalam hal pengelolaan sumber daya manusia. Salah satu solusi efektif untuk memaksimalkan potensi ini adalah melalui penerapan Talent Management System (TMS) yang mampu mengelola, mengembangkan, dan mempertahankan talenta-talenta muda secara optimal. Sistem ini sangat penting bagi perusahaan dan organisasi untuk tetap kompetitif dan mampu menghadapi tantangan global di masa mendatang.

Pertama: Menempatkan Orang yang Tepat pada Posisi yang Tepat; Dengan bonus demografi yang akan datang, jumlah tenaga kerja produktif yang melimpah harus dioptimalkan. Talent Management System memungkinkan perusahaan untuk menempatkan individu-individu berbakat di posisi yang sesuai dengan keahlian dan potensi mereka. Di era di mana persaingan semakin ketat, kemampuan untuk menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas tetapi juga memastikan bahwa setiap karyawan dapat berkontribusi maksimal terhadap tujuan perusahaan.

Kedua: Mempertahankan Karyawan yang Bertalenta Tinggi; Salah satu risiko terbesar yang dihadapi perusahaan adalah kehilangan karyawan bertalenta tinggi yang berpindah ke perusahaan lain yang menawarkan prospek lebih menarik. Dengan TMS, perusahaan dapat mengidentifikasi, mengembangkan, dan mempertahankan karyawan kunci melalui berbagai program pelatihan, pengembangan karir, dan insentif. Hal ini menjadi sangat krusial dalam era bonus demografi di mana persaingan untuk mendapatkan talenta terbaik akan semakin intensif.

Ketiga: Proses Perekrutan yang Baik; Era bonus demografi akan menyaksikan lonjakan jumlah individu yang memasuki pasar kerja. Talent Management System membantu perusahaan dalam proses perekrutan yang lebih efisien dan efektif dengan menggunakan data untuk menilai calon karyawan secara holistik. Proses ini tidak hanya menghemat waktu dan biaya tetapi juga memastikan bahwa perusahaan mendapatkan kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan budaya organisasinya.

Keempat: Dapat Lebih Memahami Para Karyawan; Penerapan TMS memungkinkan perusahaan untuk lebih memahami kebutuhan, aspirasi, dan potensi karyawan mereka. Dengan data yang akurat dan analisis yang mendalam, perusahaan dapat mengembangkan strategi pengelolaan yang lebih personal dan efektif. Pemahaman yang mendalam tentang karyawan ini sangat penting dalam menjaga motivasi dan keterlibatan mereka, terutama dalam era di mana tenaga kerja muda yang produktif akan mendominasi.

Kelima: Pengembangan Keputusan secara Lebih Baik dan Profesional; Dengan data dan analisis yang disediakan oleh Talent Management System, pengambilan keputusan terkait manajemen sumber daya manusia menjadi lebih baik dan profesional. Keputusan yang berbasis data membantu perusahaan dalam merencanakan strategi jangka panjang, mengidentifikasi kebutuhan pelatihan, dan mengantisipasi perubahan pasar tenaga kerja. Di era bonus demografi, keputusan yang tepat waktu dan akurat menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola angkatan kerja yang besar dan dinamis.

Era bonus demografi 2030 menawarkan peluang besar bagi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Namun, untuk memanfaatkan peluang ini, perusahaan dan organisasi harus mampu mengelola sumber daya manusia mereka dengan efisien dan efektif. Penerapan Talent Management System merupakan langkah strategis yang dapat membantu dalam menempatkan talenta pada posisi yang tepat, mempertahankan karyawan berkualitas, memperbaiki proses perekrutan, memahami karyawan lebih baik, dan membuat keputusan yang lebih baik. Dengan demikian, TMS tidak hanya menjadi alat manajemen tetapi juga pilar penting dalam menyongsong era bonus demografi yang menjanjikan.

Demikianlah penjabaran tentang pentingnya penerapan talent management system pada sebuah organisasi/perusahaan  atau lembaga. Dengan menerapkan beberapa hal penting dalam pelaksanaan sistem manajemen ini diharapkan organisasi/perusahaan atau lembaga  akan dapat mengelola sumber daya manusia demi mencapai tujuan yang telah ditargetkan baik dalam jangka waktu dekat ataupun panjang. Wlaahu A'lam

Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun