Mohon tunggu...
Adinda Syarifah
Adinda Syarifah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Agribisnis

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Perubahan Sosial Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19

5 Desember 2021   17:13 Diperbarui: 5 Desember 2021   17:24 915
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Kita sadari atau tidak masyarakat mengalami perubahan, namun tidak semua perubahan yang terjadi di masyarakat terlihat atau mencolok. Banyak perubahan kecil yang tidak kita sadari dalam kehidupan bermasyarakat. 

Dalam sosiologi konsep perubahan sosial adalah salah satu konsep yang sangat penting, karena dalam kenyataannya masyarakat selalu mengalami yang namanya perubahan baik perubahan yang disadari atau tidak disadari. 

Menurut Horton (1991) perubahan sosial adalah perubahan struktur sosial dan hubungan sosial. Hal ini dapat diartikan bahwa perubahan sosial terdiri atas perubahan distribusi kelompok usia, tingkat pendidikan, kelahiran, kadar rasa kekeluargaan, perubahan peran dan lain sebagainya.

 Kingsley Davis (1960) memberikan penjelasan bahwa perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi pada struktur dan fungsi masyarakat. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan dalam organisasi - organisasi ekonomi, politik dan lain sebagainya. Perubahan sosial dapat dilihat atau diidentifikasi dan terdapat beberepa ciri - ciri dari perubahan sosial antara lain :

  1. Masyarakat selalu mengalami perkembangan atau perubahan sosial baik secara cepat ataupun lambat.
  2. Perubahan sosial dalam suatu bidang akan mempengaruhi perubahan pada bidang yang lain.
  3. Perubahan akan sesuai dengan sistem yang diciptakan.
  4. Perubahan sosial yang terjadi dengan cepat dapat menyebabkan disorganisasi bersifat sementara.

Terdapat beberapa bentuk perubahan sosial yang dilihat dari berbagai aspek. Yang pertama perubahan sosial dilihat dari kemajuan atau kemundurannya. 

Perubahan sosial dapat dikatakan progres (kemajuan) apabila membawa kemajuan bagi masyarakat, dan dikatakan regres (kemunduran) apabila perubahan tersebut kurang menguntungkan bagi masyarakat. 

Kedua perubahan sosial dilihat dari lamanya proses perubahan adalah evolusi dan revolusi. Evolusi merupakan perubahan yang terjadi dalam waktu yang lambat. 

Revolusi merupakan perubahan yang terjadi dengan cepat. Ketiga perubahan sosial dilihat dari dampaknya adalah perubahan yang berdampak kecil dan perubahan yang berdampak besar. Keempat perubahan sosial dilihat dari kehendak masyarakat adalah perubahan yang dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki.

Perubahan sosial juga dipengaruhi beberapa faktor. Soerjono Soekanto menjelaskan bahwa terdapat beberapa faktor internal serta eksternal yang mempengaruhi perubahan sosial. Faktor internal merupakan faktor yang berasal dari dalam masyarakat yaitu bertambah atau berkurangnya penduduk, konflik antar masyarakat, terjadi gerakan sosial (revolusi), dan penemuan baru (inovasi). Faktor eksternal merupakan faktor yang berasal dari luar masyarakat antara lain, pengaruh kebudayaan masyarakat lain, peperangan dan perubahan lingkungan alam.

Perubahan sosial yang tengah terjadi disaat ini adalah perubahan sosial masyarakat yang terjadi akibat dari pandemi Covid-19. Pada bulan Desember tahun 2019 seluruh dunia diegemparkan dengan adanya virus yang berasal dari Wuhan, Cina. Pada awalnya virus disebut dengan virus corona, kemudian diubah dengan sebutan Covid-19 yang diambil dari Coronavirus Disease 2019, dan ditetapkan sebagai pandemi pada tanggal 9 Maret 2020 karena telah menyebar luas keseluruh dunia termasuk Indonesia. Pada awal masuknya Covid-19 di Indonesia banyak masyarakat yang tidak peduli akan bahayanya virus ini. Banyak kasus kematian yang terjadi di Indonesia bahkan setiap harinya hampir 1000 jiwa yang telah melayang. Bahkan indonesia menempati urutan kedua sebagai negara dengan kasus kematian terbanyak. Banyak perubahan sosial yang terjadi akibat pandemi Covid-19 ini.

Perubahan sosial yang terjadi pada pandemi Covid-19 ini sangat tidak dikehendaki oleh masyarakat. Tidak ada masyarakat yang menginginkan pandemi ini, masyarakat yang tidak siap akan pandemi ini merubah segala aspek kehidupannya. Selain itu, pandemi ini menyebabkan banyak kerugian yang menyebabkan masyarakat mengalami suatu kemunduran bukan kemajuan. 

Kerugian yang dihadapi oleh masyarakat ialah interaksi sosial yang terbatas serta menurunnya perekonomian. Interaksi sosial masyarakat di masa pandemi ini sangat terbatas karena adanya larangan berkerumun serta saling bersentuhan satu sama lain. hal ini dapat mengakibatkan masyarakat akan hidup secara individualis. 

Selain itu, kewajiban memakai masker dimanapun kita berada juga dapat menghambat adanya interaksi sosial, ketika kita memakai masker kita tidak dapat mengenali orang tersebut serta jika berbicara suara akan teredam oleh masker. Menurunnya ekonomi juga menjadi permasalahan, karena terdapat peraturan dilarang keluar rumah banyak pekerja di berhentikan dari tempat kerjanya. Banyak pula perusahaan yang tutup akibat dari pandemi Covid-19 ini.

Pandemi Covid-19 ini terjadi dengan begitu cepat, virus menyebar dengan cepat diseluruh dunia tanpa adanya persiapan apapun bagi masyarakat. Diawal terjadinya pandemi di Indonesia kasus kematian dalam satu hari mencapai 1000 jiwa. Semua kegiatan pembelajaran di ubah dengan sangat cepat untuk meminimalisir penyebaran virus. 

Kegiatan yang semula tatap muka langsung digantikan dengan belajar dirumah masing - masing menggunakan aplikasi atau yang disebut dengan pembelajaran online. Pandemi Covid-19 berdampak sangat besar bagi seluruh masayarakat Indonesia. 

Banyak sektor dan tatanan kehidupan masyarakat yang berubah akibat dari Covid-19 antara lain, angka kematian yang meningkat, kesehatan fisik dan mental masyarakat yang menurun, roda ekonomi yang terhambat dan kesejahteraan masyarakat yang menurun. Banyak kebijakan pemerintah yang dibuat untuk meminimalisir persebaran virus Covid-19, sebagai contoh PPKM, Social Distancing, New Normal, dan lain sebagainya.

Sektor pertanian juga terdampak dengan adanya pandemi Covid-19. Sektor pertanian ini dituntut untuk menghasilkan produk yang memiliki kandungan gizi yang tinggi agar dapat menjaga imunitas masyarakat. 

Di Indonesia sempat terjadi Panic Buying yang mana masyarakat menimbun makanan akibat dari diadakannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, sektor pertanian menjadi satu - satunya sektor yang dapat tumbuh serta bertahan di tekanan yang ada saat ini. 

Dibalik semua perubahan sosial yang terjadi saat ini banyak hal positif yang terjadi yaitu, masyarakat yang lebih memikirkan kesehatannya, saling peduli satu sama lain, banyak teknologi yang sebelum pandemi ini tidak terpakai tapi setelah ada pandemi ini terpakai, dan membuat masyarakat lebih kreatif dalam menghadapi pandemi Covid-19. Saat ini masyarakat harus bisa hidup berdampingan dengan virus Covid-19 yang katanya tidak dapat hilang dari muka bumi ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun