Mohon tunggu...
Ade Suntomo
Ade Suntomo Mohon Tunggu... Belajar menulis

Mencoba menulis, membebaskan pikiran yang terpenjara.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Nalar Tak Berdaya

14 Juni 2021   16:46 Diperbarui: 14 Juni 2021   17:11 52 4 0 Mohon Tunggu...

Singkat saja, semua menganggap inilah kewajaran
Dirayunya secara perlahan
Anggap saja, kita sudah menang (sodara!)
Menang melawan luka yang tak mau disebut luka

Anggap saja kita tak pernah melawan waktu
Lenyap tak ada yang tersisa

Semua seolah tak mau tau bahwa;
Waktu terlalu melampaui dewasa
Mengapa tidak? Waktu telah menjadi guru yang tak berupa-tak bersuara
Tapi penyadarannya selalu terasa lebih menyakitkan
Karena siapapun dipaksa harus memahami setiap kejadian sendiri
Tak sedikit orang berakhir tertipu sendirian
Dituntunnya untuk sadar oleh waktu, sendiri

Betapa waktu tak terlalu kejam
Berhasil menipu, setiap malam
Seolah menghidupkan gelak tawa penutup luka
Membiarkan siapa saja mati,
Berpesta, merayakan nalar yang tak berdaya.

Ciceri, 14 Juni 2021

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x