Mohon tunggu...
Gunawan
Gunawan Mohon Tunggu... Dosen - Dosen

Sekedar ingin berbagi melalui tulisan

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Jokowi Dizolimi Media?

15 April 2014   11:14 Diperbarui: 23 Juni 2015   23:40 1144
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Save Jokowi Presiden (sumber:antara)

[caption id="" align="aligncenter" width="468" caption="Save Jokowi Presiden RI (sumber:antara)"][/caption]

Sejak Jokowi dicapreskan Megawati pada tanggal 14 maret 2014 yang lalu. Media gencar terus memberitakan Jokowi. Baik berita positip maupun berita negatif. Tak pelak Jokowi kerap dizolimi oleh media yang dimiliki oleh rivalnya dari partai lain baik pada saat pileg yang lalu  maupun dalam pilpres yang akan datang.

Berita tentang Jokowi memang sangat menarik dan selalu meraup rating yang tinggi baik itu berita positif maupun negatif. Disinilah media bermain untuk berlomba mendapatkan rating itu agar iklan mereka juga semakin banyak dan laris manis.

Konon apapun kebijakan yang dilakukan di Ibukota Jakarta selalu dikaitkan dengan Jokowi. Apalagi media yang jamak dimiliki oleh partai lain pastilah terus memburu berita tentang Jokowi. Di sinilah terjadi penzoliman media, disatu sisi mereka mendapatkan rating yang tinggi, di sisi lain meraka melancarkan kampanye hitam terhadap Jokowi.

Seperti kasus Thejakartapost kemarin jelas sangat merugikan bagi pihak Jokowi. Namun di sisi lain Thejakartapost mendapat rating tinggi sampai-sampai servernya tak bisa diakses pada hari Minggu 13 April 2014. Barulah pada sore harinya servernya bisa diakses kembali.

Akibat dari berita yang diturunkan itu maka pembaca jadi tahu ada media thejakartapost. Yang tadinya mungkin tak pernah meliriknya karena berbahasa Inggris namun setelah kasus ini banyak orang ingin mengaksesnya.

Pemberitaan yang masif dari media-media baik cetak, elektronik dan online sebenarnya juga menguntungkan bagi Jokowi. Hal ini terbukti bahwa semua pemberitaan buruk tentang Jokowi jika memang tidak benar sangat mudah dibantah dan dijawab baik oleh Jokowi sendiri maupun oleh para pendukung dan relawan Jokowi.

Kenapa berita tentang Jokowi selalu tinggi ratingnya?

Ada 2 kemungkinan jawaban untuk pertanyaan diatas, pertama hal ini menunjukkan memang para pendukung Jokowi itu banyak dan nyata adanya. Para pendukung ini selalu ingin tahu perkembangan berita tentang Jokowi baik itu yang baik maupun yang buruk sekalipun. Penghitungan rating di media online biasanya berdasarkan IP Address (nomor unik bagi setiap pengakses internet) pembaca berita. Penghitung akan menganulir hits dengan IP address yang sama pada setiap kunjungannya. Dengan analisa ini maka tuduhan bahwa pendukung Jokowi di sosial media merupakan akun kloningan atau akun jadi-jadian tidak terbukti.

Kemungkinan kedua adalah keingintahuan, biasanya orang yang ingin tahu atau penasaran juga akan mencari berita tentang Jokowi. Kemungkinan dia tadinya bersifat netral dan bukan pendukung. namun setelah banyaknya berita miring terhadap Jokowi, akhirnya dia mencari kebenaran sendiri dan membandingkan dengan sepak terjang Jokowi baik langsung maupun melalui berita-berita di media. Orang-orang seperti ini biasanya lebih objektif dan jika menemukan kebenaran bahwa Jokowi tidak sejelek yang diberitakan, maka simpatiknya akan mulai timbul kepada Jokowi. Secara tidak sadar dia akan mulai tertarik dan mendukung Jokowi.

Keuntungan Jokowi Dizolimi Media

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun