pilihan headline

Puisi | Cahaya

1 Juni 2017   20:38 Diperbarui: 1 Juni 2017   23:19 1254 9 1
Puisi | Cahaya
Ilustrasi/Kompasiana (Shutterstock)

Gigil embun berkabar dari rahim musim berjatuhan sepi
Kunang-kunang dan tebaran bintang sembunyi
Orang-orang bimbang menunggumu datang kembali
Ke arah entah mereka berlari
~
Datanglah pada si fakir ini  
Setiap dada terasa sunyi
Dan jangan kami kau jauhi
Di belukar malam kami mencari  
~
Kapan kau menampakkan diri
Cahaya di tangan hampir mati
Lihatlah jelaga di sekujur tubuh kami
Datanglah seperti air, kami ingin mandi meski itu tak membuat kami kembali suci