Mohon tunggu...
zaldy chan
zaldy chan Mohon Tunggu... Administrasi - ASN (Apapun Sing penting Nulis)

cintaku tersisa sedikit. tapi cukup untuk seumur hidupmu

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Bencana Gempa? Kenali Sumbernya agar Kita Siaga!

25 Januari 2021   15:16 Diperbarui: 26 Januari 2021   15:23 573
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

seorang Ibu dan reruntuhan rumah (27/05/2006) akibat gempa Bantul di Dusun Bondalem Bantul (sumber gambar: www.kompas.com/)
seorang Ibu dan reruntuhan rumah (27/05/2006) akibat gempa Bantul di Dusun Bondalem Bantul (sumber gambar: www.kompas.com/)
Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Pertama. Mencari tahu penyebab gempa. Umumnya, bila mengandalkan berita di media massa atau media sosial. Kita cenderung fokus pada berapa besar kekuatan magnitude (skala Richter) serta lokasi, kan?

Ada yang tak kalah penting. Yaitu jarak dan kedalaman. Semakin dekat jarak atau semakin dangkal pusat gempa dari lokasi. Akan semakin kuat dampak dan kerusakannya.

Sebagai perbandingan. Gempa di Talaud dengan kekuatan magnitude 7,1 SR (22/01/2021) dampaknya ringan, karena jaraknya 154 KM di tengah laut. Gempa di Bantul (26/05/2006) kekuatan magnitude 5,9 SR berjarak 25 KM dengan kedalaman 11,3 KM, telah merenggut ribuan jiwa.

Kedua. Mencari informasi dari sumber primer. Semisal situs BMKG atau BNPB jika terjadi bencana. Agar meredam isu-isu yang tak jelas dan tidak bertanggung jawab.

Ketiga. Tetap tenang. Biasanya, jika sudah tahu sumber gempa dan potensi kerusakannya. Maka akan tenang, dan tularkan ketenangan itu pada anggota keluarga, tetangga dan warga.

Keempat. Jika tahu di daerah rawan gempa, tetaplah siaga. Teruslah lakukan ini! Secara teori, semakin sering gempa, akan semakin bagus. Karena pelepasan energinya pelan-pelan. Apatah gempa Tektonik atau Vulkanik.

Ada yang secara bercanda bilang. Gempa dan letusan gunung api adalah upaya bumi menyelamatkan diri.

Dicontohkan, seperti seseorang yang memiliki bisul. Biasanya, akan demam jika bisul itu belum meletus. Namun tubuh akan kembali pulih, jika bisulnya sudah pecah.

Kunjungan Siswa dan guru di Stasiun Klimatologi Tangerang. Eduwisata seperti ini bermanfaat sebagai edukasi bencana (sumber gambar: www.bmkg.go.id/)
Kunjungan Siswa dan guru di Stasiun Klimatologi Tangerang. Eduwisata seperti ini bermanfaat sebagai edukasi bencana (sumber gambar: www.bmkg.go.id/)
Hayuk Jalan-jalan ke Stasiun BMKG dan Stasiun Vulkanologi!

Bengkulu memiliki stasiun BMKG di Kepahiang dan di Rejang Lebong ada Stasiun Vulkanologi dan Vulkanolog (Tenaga Ahli sekaligus Pemantau Gunung Api) yang terletak di Desa Sumber Urip. Berjarak 100 meter dari Pos 1 jika akan mendaki Bukit Kaba.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun