Mohon tunggu...
Gus Pras
Gus Pras Mohon Tunggu... Pengasuh Organisasi Sastra

Lahir, belajar, dan mengabdi di lingkungan pesantren

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ketika Jiwa Melangkah (Bagian 9)

12 April 2021   08:06 Diperbarui: 12 April 2021   08:16 66 13 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Ketika Jiwa Melangkah (Bagian 9)
Canva/Gus Pras

Ketika Jiwa Melangkah (Bagian 9)

Alkisah, di suatu negeri terjadi bencana. Rumah-rumah porak poranda. Emas dan rupa tiada lagi berharga.

Gempa datang menggetarkan raga. Belum sempat menyelamatkan semua. Tangis berderai, menyebut nama-Nya.

Masih ada waktu untuk berbenah. Meninggalkan maksiat menuju hakikat. Ternyata dunia memang kebahagiaan fatamorgana.

Ketika jiwa melangkah, yang dibawa hanyalah amal. Ikhlaskan semua yang telah hancur. Bangun kembali semangat berbagi.

Terkadang butuh air mata untuk menyelami dunia makrifat.

(Puisi Gus Pras)

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x