Mohon tunggu...
Er. Fendra
Er. Fendra Mohon Tunggu... -

Selanjutnya hari terus berganti, dan beberapa kenangan masih ingin kunikmati...

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Jalan Sepadan

30 Agustus 2014   22:22 Diperbarui: 18 Juni 2015   02:04 22
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
1409386852888963270

pribadi

**
'Tika datang kalam dipintu pembaringan

Hujan termangu mengucur tempias

Dimataku ada gadis susu

Tersangkut dibahuku

Saban haru membuka dakwa;

"Tuan tahukah? semesta kini banyak susur persimpangan..

Amboi...

Siapa kata nasib macam ini punya Jenderal puan?

Di bahumu-bahuku roda-roda merintik sepadan, sekarat

Hidup selalu membujuk
Sebelum minta diserah

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun