Mohon tunggu...
Mas Han
Mas Han Mohon Tunggu... Administrasi - Penikmat Kopi dan Belajar Menulis

Arkeolog, Peneliti, Belajar Menulis Fiksi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Hujan yang Kemarau

17 November 2021   17:34 Diperbarui: 17 November 2021   18:09 147 19 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi Puisi : Hujan Itu Kemarau. Sumber: Merdeka.com

Hujan itu kemarau.
Saat kau menunggunya,
dengan rindu yang gersang

Bila kau merasakannya,
dengan hati yang risau

Jika kau bermandi telanjang,
memasang bidang dadamu
dengan amarah

Hujan tetap kemarau,
karena kau tampung derasnya
dengan secawan kegetiran 

Jika kau rasakan rintiknya
yang dingin, namun api
di kepalamu, kau biarkan
menyala-nyala

Tapi kemarau itu hujan,
ketika kau angkat
kedua tangan dan wajahmu
ke langit, lalu menunduk 
dan merapatkannya ke bumi

Hujan dan kemarau itu,
pergantian musim belaka
semua tergantung caramu
memandang langit dan matahari

Sebenarnya,
hujan tetaplah hujan
kemarau tetaplah kemarau
keduanya tak saling menyakiti
apalagi saling meniadakan

Hujan dan kemarau saling menghidupi
karena keduanya titisan ruh dari langit

Hanya satu bertukar waktu
dalam rindu-rindu
yang sukma

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan