Mohon tunggu...
Witsandz
Witsandz Mohon Tunggu... Administrasi - Lebih mudah tidur larut malam dibandingkan bangun pagi.

Tulisan lainnya ada di blog www.bacaanreceh.com

Selanjutnya

Tutup

Money Pilihan

Menghayal Gara-gara Stok Air Minum Galon Habis

23 Oktober 2021   15:26 Diperbarui: 23 Oktober 2021   15:32 440
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Sekarang beralih ke sisi toko kelontong atau penjual.

Di kluster-kluster perumahan di kota sudah sangat lazim penjual air minum dalam galon memberikan layanan pesan antar. Pembeli menghubungi melalui pesan singkat kemudian tidak lama kemudian pesanan air diantar sampai depan rumah.

Dan tentu saja di ponsel pemilik toko tentu menyimpan banyak sekali nomor WA dari pelanggan-pelanggannya. Karena tidak mungkin lah setiap ada pelanggan yang pesan setiap kali juga ditanya alamatnya dimana bu/pak? Kecuali itu pelanggan baru yang nomornya baru masuk dan belum pernah pesan sebelumnya.

Dalam hal ini sebenarnya penjual sudah memiliki basis data dari pelanggan-pelanggan setianya. Yang menurut saya bisa dimanfaatkan secara maksimal, menurut khayalan saya ini.

Kembangkan Agar Nomor Kontak Pelanggan Bukan Sekedar Data Nomor Telepon Belaka

Nah ini dia, tapi ini butuh sedikit corat-coret dan nalisa ringan agar bisa mengembangkan data yang ada menjadi informasi yang sangat menguntungkan dari sisi toko kelontong atau penjual. Bukan hanya itu saja sih, pelanggan juga pasti akan diuntungkan juga kok.

Pemilik toko penjual air mineral galon sebaiknya mulai membuat catatan kebiasaan atau interval rata-rata jumlah hari yang dibutuhkan untuk seorang pelanggan memesan kembali air mineral. Atau dengan kata lain mengetahui laju konsumsi air minum galon dari setiap pelanggannya.

Setelah punya informasi tersebut langkah selanjutnya adalah melakukan aksi. Aksi yang seperti bagaimana?

Begini kurang lebih ilustrasinya:

Ambilah contoh keluarga kami yang memiliki interval rata-rata setiap 5 hari pesan 2 galon air minum. Misal terakhir pesan pada Tgl. 20 maka secara logika pada hari ke-4 setelah tanggal tersebuit seharusnya saya sudah bersiap untuk membeli lagi air minum sebanyak 2 galon.

Apa yang harus dilakukan oleh penjual? Tidak ribet kok.

Alih-alih menunggu saya menghubungi untuk pesan air, tapi justru menghubungi saya terlebih dahulu. "Pak, engga pesan air galon?" misalnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun