Mohon tunggu...
Wistari Gusti Ayu
Wistari Gusti Ayu Mohon Tunggu... Guru - Saya seorang guru

Guru adalah profesi yang mulia, saya bangga menjadi guru

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan 2021, Bagaimana Mekanismenya?

23 Mei 2021   19:48 Diperbarui: 23 Mei 2021   20:37 2664
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Program PPG dalam Jabatan merupakan program pendidikan profesi, dengan level 7 pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).  Sesuai Undang Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Program PPG dalam Jabatan diselenggarakan setelah program sarjana atau sarjana terapan, yang menuntut standar kompetensi lulusan yang berbeda dengan program sarjana atau sarjana terapan. 

Standar kompetensi lulusan (SKL) Prodi PPG yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan dinyatakan dalam rumusan capaian pembelajaran lulusan Prodi PPG. 

PPG Daljab, adalah istilah yang tidak asing bagi para guru di negeri tercinta ini, guru-guru yang telah mengajar dan terdaftar di dapodik sejak tahun 2015 dan lulus pretes berhak mengikuti program ini, dan seluruh biaya akan ditanggung pemerintah. 

Guru-guru akan mendapat sertifikat pendidik, sebagai pengakuan keprofesionalannya sebagai guru dengan gelar Gr. Mungkin masih asing ditelinga tidak familiar seperti gelar profesi lainnya seperti dr., Ir, atau Ns

Gelar tersebut merupakan impian bagi semua guru, karena selain merupakan pengakuan atas keprofesionalannya, gelar ini akan mengantarkan para guru untuk mendapat tunjangan sertifikasi, yang tentunya akan meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia. 

Guru yang sejahtera, mampu memenuhi kebutuhan keluarga, mampu membeli laptop dan mampu mengupgrade ilmunya tentu akan mampu mendidik generasi bangsa ini dengan lebih baik.

Saya adalah salah satu peserta PPG Daljab tahun ini dan terdaftar menjadi Angkatan I, jurusan IPA di Universitas Pendidikan Ganesha Bali. Saya menjadi peserta setelah tahun-tahun sebelumnya saat program sertifikasi guru masih PLPG, yang hanya memerlukan waktu pelatihan 2 minggu saya tidak lolos kuota, akhirmya saya lolos pada program PPG yang waktu kuliahnya kuramg lebih 3 bulan.

Ketika dinyatakan lolos pretes, saya masih tidak percaya, bahwa diri saya lolos, rasa senang dan deg-degan campur aduk.  Saya membuka pengumuman di SIMPKB saat itu. 

Persiapan pertama adalah menyiapkan administrasi, kemudian setelah lulus administrasi, kita menyatakan bersedia untuk   mengikuti program ini, dan setelah penetapan LPTK kita harus lapor diri ke LPTK, semua proses dilakukan daring. 

Mekanisme lapor diri adalah mengunggah syarat-syarat yang ditentukan LPTK agar kita resmi menjadi mahasiswa PPG di LPTK tersebut, syaratnya tidak jauh berbeda seperti saat menyerahkan administrasi di awal, hanya saja LPTK biasanya meminta surat keterangan dokter dan Keterangan bebas narkoba serta SKCK, yang tentunya dalam pengurusannya memerlukan waktu dan juga biaya tambahan dari peserta.

Tampilan LMS (dokpri)
Tampilan LMS (dokpri)
Setelah diterima secara resmi di LPTK, peserta akan mengikuti kegiatan; 1. Orientasi  secara daring yang dilaksanakan LPTK, peserta masih campuran dari beberapa jurusan, sebelumnya peserta sudah mendapatkan 6 modul Profesional dan 4 modul Pedagogik yang harus dipelajari secara mandiri. Setelah orientasi perkuliahan dilakukan di LMS, untuk masuk ke LMS kita harus masuk dulu ke SIMPKB lalu mengklik tautan menuju ke kelas. Dan ketika kuliah dimulai di LMS, akan dimulai dari 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun