Mohon tunggu...
Willi Andy
Willi Andy Mohon Tunggu... Wiraswasta - Hidup dengan cinta dan kasih sayang

Berjuang dengan sungguh-sungguh tanpa lelah dan penuh perhatian

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Artikel Utama

Persiapan Musim Dingin, Krisis Energi, dan Tradisi Thanksgiving di AS

22 November 2022   04:55 Diperbarui: 22 November 2022   19:14 565
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Thanksgiving dinner. | Sumber: Pexels.com

Penulis ketika pulang kerja pada tanggal 8 November harus mengalami kemacetan. Kemacetan tersebut karena matinya energi listrik yang berdampak pada lampu lalu lintas.

Dengan demikian perjalanan yang biasanya memakan waktu 15 menit menjadi setengah jam. Untungnya penulis mencoba melewati jalan pintas menyelinap lewat kompleks pertokoan dan berhasil menghindari sedikit macet. Dan ternyata listrik rumah mati setelah tiba memasuki rumah.

AS juga sempat mengalami krisis sumber energi fosil yaitu kelangkaan BBM beberapa minggu yang lalu. Ini membuat harga BBM melonjak tinggi mencapai $7 per gallon. Untungnya hari ini bisa menyentuh $5 per gallon.

Kembali ke musim gugur berupa penduduk AS yang merayakan berbagi event dan tradisi. Ada tradisi Halloween, DTS yang selesai, Veteran Day, dan Thanksgiving Day pada tanggal 24 November.

Pada tradisi Thanksgiving inilah yang sangat berarti bagi penduduk AS selain hari Natal. Pada hari Thanksgiving keluarga akan berkumpul. Biasanya berkumpul di rumah orangtua atau kakek nenek mereka.

Seperti kita ketahui bahwa rerata orang dewasa AS sudah tidak akan tinggal bersama orangtua mereka sejak berusia 18 tahun lebih. Ini dikarenakan budaya orang AS yang sangat independen.

Rumah orangtua tidak dianggap sebagai rumah sendiri sampai mereka benar-benar membeli rumah atas kerja keras mereka sendiri. Sangat berbeda dengan budaya orang Asia atau timur.

Kehadiran anak dan keluarga akan sangat dinantikan oleh orangtua pada hari tersebut. Mereka akan menelepon anak-anak mereka apakah mereka akan datang untuk makan bersama di hari Thanksgiving.

Thanksgiving Day adalah hari untuk bersyukur dan berterima kasih yang dimulai pada tahun 1621. Orang-orang Eropa saat itu mengundang penduduk asli benua Amerika untuk bergabung dalam acara pesta.

Dan tradisi tersebut masih dilanjutkan oleh penduduk AS tetapi mereka mempergunakan hari istimewa tersebut untuk saling berkumpul bersama keluarga di malam Thanksgiving Day.

Pada acara makan tersebutlah mereka akan saling berbincang-bincang untuk mengejar apa yang telah mereka lewati sewaktu berpisah. Dan tentunya setelah itu mereka akan menghabiskan momen yang kualitas bersama-sama.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun