Mohon tunggu...
Willi Andy
Willi Andy Mohon Tunggu... Wiraswasta - Hidup dengan cinta dan kasih sayang

Berjuang dengan sungguh-sungguh tanpa lelah dan penuh perhatian

Selanjutnya

Tutup

Nature Artikel Utama

Melanjutkan Tradisi Bertani dari Indonesia ke California di Pekarangan Rumah

25 Juni 2022   04:00 Diperbarui: 8 Juli 2022   03:49 2212
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sejenis daun kemangi. Sangat harum untuk nasi kuning. Dokpri.
Sejenis daun kemangi. Sangat harum untuk nasi kuning. Dokpri.

Bertani dan bercocok tanam adalah suatu pekerjaan mulia karena pekerjaan tersebut menghasilkan makanan secara alami dan membantu bumi ini menjadi lebih natural dan hijau.

Apalagi ketika mereka memberi hasil yang cukup memuaskan sewaktu kita panen. Rasanya puas dan bahagia ketika mengkonsumi hasil perkebunan kita sendiri.

Semua jerih payah dalam berkebun, bercocok tanam dan bertani akan terbayar. Meskipun tangan kita kotor oleh tanah dan basah oleh air. Belum lagi sewaktu berada di bawah terik matahari yang panas sekali.

Sangat beresiko jika kita membeli sayuran dan buah di supermarket yang kita tidak tahu apabila mereka telah dimodifikasi secara organisme. Belum lagi kalau mereka disemprot pestisida yang berbahaya bagi kesehatan kita. Maka lebih baik kita tanam dan panen sebagai pangan kita.

Bumi akan lebih asri dan makanan yang dihasilkan dari pertanian dan perkebunan juga membuat tubuh menjadi lebih sehat dari nutrisi yang terkandung pada tumbuhan.

Bertani, berkebun dan bercocok tanam bisa kita jadikan hobi, bukan sekedar pekerjaan saja. Dengan memiliki hobi di atas, maka pekerjaan tersebut akan lebih terasa santai dan menyenangkan. Apalagi jika dikerjakan bersama keluarga.

Pada zaman milenium sekarang ini, para generasi muda banyak yang sudah tidak ingin bekerja sebagai petani. Mereka lebih suka bekerja di kantor atau di bidang pekerjaan lainnya. 

Dari generasi terdahulu ke generasi sekarang dan selanjutnya sudah banyak yang meninggalkan profesi mulia ini. Sangat disayangkan, padahal bumi ini sudah menyediakan tanah yang subur. 

Yuk kita mulai lanjutkan kembali tradisi nenek moyang kita. Bisa dari pot-pot tanaman dan lahan di halaman rumah. Serta ajak anak-anak untuk ikut serta dalam kegiatan mulia ini. Semoga saja generasi sekarang dan berikutnya bersedia melanjutkan tradisi nenek moyang sebagai petani.

****

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun