Mohon tunggu...
Widz Stoops
Widz Stoops Mohon Tunggu... Asisten Pribadi - Penulis buku “Warisan dalam Kamar Pendaringan”, Animal Lover.

Smile! It increases your face value.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Digo

29 Mei 2019   06:33 Diperbarui: 21 Agustus 2021   10:26 106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber website learn-mind.com

"Si Ani hilang, sejak kemarin belum pulang ke rumah, sudah di cari kemana-mana belum ketemu. Mereka sudah lapor polisi. Sekarang semua orang mencari Ani ..."

"Aku tahu di mana Ani berada, mak!" Kataku spontan menyelak pembicaraan mereka.

Emak menoleh kearahku dengan dahi berdenyut.

"Kemarin aku, Ani dan Lily, kami bertiga pergi untuk melihat anak kijang. Tapi aku pulang terlebih dahulu. Lily bilang ia akan temani Ani di sana.."

Belum sempat aku menyelesaikan kalimatku kini gantian emak menyelak dengan nada agak tinggi.

"Digo, emak sudah bilang, jangan kamu bawa-bawa lagi nama Lily! Lily itu hanya karanganmu saja! Lagi pula tidak ada kijang di daerah ini!"

Sakit rasanya mendengar itu, emak sering tidak percaya akan ceritaku.  Tapi aku tidak berani melawan emak. Aku cuma menunduk dan terus mendengarkan celotehnya.

"Digo, dengar emakmu ini baik-baik! Kita ini orang kecil. Jangan kamu cari gara-gara! Jangan pernah umbar ceritamu itu kepada siapapun! Tak akan ada orang yang bakal percaya! Mengerti kamu, hah?"

"Iya, mak" Jawabku pelan sambil terus menunduk.

Empat hari berselang, belum juga ada kabar tentang Ani. Lily pun tidak pernah datang ke tempatku lagi. Esoknya saat makan malam emak memberitahu kalau kami harus mengepak semua barang-barang. 

Lusanya kami pindah. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun