Mohon tunggu...
Weinata Sairin
Weinata Sairin Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Teologi dan Aktivis Dialog Kerukunan

Belajar Teologia secara mendalam dan menjadi Pendeta, serta sangat intens menjadi aktivis dialog kerukunan umat beragama

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Singkatan-singkatan Mesti Elegan

30 November 2021   06:30 Diperbarui: 30 November 2021   06:30 43 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Huruf dan angka | sumber : adjar.grid.id

hidup di zaman digital di era milineal
dipenuhi dengan singkatan dan akronim
yang acap takmenentu
bahkan mereduksi makna
di zaman masih populer telegram dan steno
singkatan-singkatan memiliki aturan dan standar
petugas kantor pos dan jurnalis zaman itu
amat paham dengan makna singkatan-singkatan itu

dizaman digital sekarang ini hampir setiap orang bisa membuat singkatan
seorang kawan
pernah menulis
wa begini :
"sut mas eky semoga panjang umur.."
seminggu kemudian anakku memberitahu
bahwa sut adalah "selamat ulang tahun"
belum lama ini
seorang teman
menilpon :"
"pak pendeta apakah pada saat nataru nanti kita bisa bertemu?"
sesudah tanya google dan beberapa kawan
baru jelas bahwa nataru itu adalah natal dan tahun baru

berbagai tanya menggumpal
mengoyak nurani
apakah elegan
singkatan-singkatan kita tujukan bagi orang yang kita hormati
saat mengucap kan selamat hari ulangtahun
saat ia naik pangkat
atau mengemban jabatan top disuatu lembaga
apakah kita tega (dan takmerasa berdosa)
menyingkat
sesuatu yang
kita sakralkan
agama
hari raya keagamaan atau
sesuatu yang
berdimensi ilahi?

hidup di zaman digital
memerlukan kecepatan tinggi
tidak alon-alon asal kelakon
tidak duduk-duduk di saung menunggu pergantian musim
seperti di zaman agraris
namun kecepatan tinggi tidak berarti segalanya
berlangsung
tanpa norma dan aturan
serta mengoyak
dimensi sakral
ilahi
yang menapasi
kedirian kita
sebagai umat berTuhan

mari kita wujudkan keberagamaan yang konsisten
keberagamaan
yang memuliakan nilai-nilai sakral religius
berdimensi ilahi!

Jakarta, 28 November 2021/pk.12.35
Weinata Sairin

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan