Mohon tunggu...
Vini Alvionita
Vini Alvionita Mohon Tunggu... Penulisan Naskah Digital

Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Media Digital Vs Media Analog

13 September 2020   15:24 Diperbarui: 13 September 2020   21:54 27 0 0 Mohon Tunggu...

Sebelum mengenal media digital, media analog ada terlebih dahulu. Dalam beberapa hal mendasar, menulis pada Web memiliki kemiripan dengan menulis untuk media cetak tradisional. Siapapun yang memiliki perangkat komputer dan koneksi internet dapat menulis di Web kapan saja dan dimana saja. Kita dapat dengan cepat dan mudah menjelajahi ke beberapa situs Web daripada menjelajahi selusin buku atau lebih di perpustakaan. 

Pada media digital, pengguna internet tidak hanya membaca saja tetapi mereka dapat menanggapi informasi yang mereka dapatkan. Bagaimana mereka menanggapi informasi tersebut? Pada web biasanya memberikan kolom komentar untuk mengomentari tulisan, like untuk menyukai, dan share untuk membagikan informasi tersebut kepada banyak orang. 

Berbeda dengan media analog seperti surat kabar yang bersifat satu arah. Pada media analog pembaca tidak dapat berinteraksi dengan konten yang mereka dapatkan. 

Adapun peran penting penulis dalam media digital:

  • Komunikator pesan: Penulis web yang terampil mampu menyampaikan pesan dengan cara yang menarik. Gaya penulisan memiliki peran penting agar dapat menarik perhatian khalayak untuk membaca tulisan kita.

  • Pengatur informasi: Penulis web yang baik mampu mengatur, memilih, atau memutuskan mana informasi yang penting dan mana informasi yang tidak begitu penting untuk ditulis. 

  • Penerjemah: Penulis yang baik mampu menyesuaikan pesan dengan media yang digunakan supaya penulis mampu memanfaatkan kekuatan media dan untuk mengurangi kelemahannya.

Namun, Web atau media digital telah mengubah ekspektasi pembaca. Informasi dapat disebarluaskan secara cepat dan instan sehingga khalayak mengetahui informasi terkini. Media digital juga digunakan oleh organisasi berita yang memanfaatkan live blogging untuk menyampaikan liputan yang dapat dilihat secara realtime (Carroll, 2010, h.24).  Menurut Carroll, ada beberapa hal yang membedakan media digital dengan media analog, yakni:

  • Kredibilitas (Credibility)

Kredibilitas merupakan "kepercayaan" yang didasarkan pada anggapan bahwa media berita menyajikan berita dan peristiwa yang akurat, tidak bias dan lengkap (Carroll, 2010, h.26). Pada media digital, informasi dapat disebarluaskan dengan cepat kepada khalayak. Ledakan informasi di internet memicu minat peneliti untuk melakukan penelitian tentang kredibilitas di media online. Sebagian besar studi baru ini menunjukkan bahwa mereka yang mencari informasi secara online menganggap apa yang mereka dapatkan di Web dapat dipercaya daripada yang ditemukan di media konvensional. Padahal, apa yang khalayak temukan di media online belum tentu menyajikan kebenaran. Seringkali khalayak menelan mentah-mentah informasi yang mereka dapatkan di internet dan tanpa sadar telah diterpa informasi hoax.

  • Bias

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas blog berkaitan dengan bias. Maksudnya, penulis memberikan perspektif ke dalam tulisan. Objektivitas sangat diperlukan dalam penulisan jurnalistik media digital sebagai batu ujian etis jurnalisme.

  • Identifikasi (Identification)

Identifikasi adalah konsep utama komunikasi yang membantu kita memahami bagaimana suatu media digital seperti blog dapat menghasilkan kepercayaan dari pembaca. Melalui media digital, penulis memiliki peluang yang besar dalam menarik lebih banyak khalayak dengan menawarkan lebih banyak gaya atau ekspresi melalui tulisan mereka. 

  • Transparansi (Transparency)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN