Mohon tunggu...
Rosyidatul Hilmiah
Rosyidatul Hilmiah Mohon Tunggu... Menuliskan rasa yang ingin dibagikan

Seorang pembelajar supermanual. Updated after 10 pm, usually.

Selanjutnya

Tutup

Novel

Aroma (3)

29 Juni 2020   23:01 Diperbarui: 29 Juni 2020   23:02 11 4 1 Mohon Tunggu...

Sambungan.. 

Let me home, book. 

Nggak ada yang bisa misahin kita. Kecuali waktu dan dipinjem temenku. 

Sejauh ini temenku juga nggal banyak yang kupunya. 

Satu dua. Eh satu aja yang mau baca buku. Sisanya eh yang satunya mau dengerin aja. Sampai berbusa yang sanggup dibikin puding, hihi. 

Yah mungkin karena era nya sahabatann itu jalan jalan, share sosmes foto bertiga masing-masing, nggak kaya zaman dulu tukeran buku prangko. Duh zaman kapan coba. Tau aja nggak rasanya punya sahabat yang berbeda genre dan kasta. 

Ia sahabat satu itu princess turunan, dramanya itu sih, udah tau jawabannya apa, eh pura-pura polos. But, believe me, dia nggak pura pura bego, make sure we are as friends dukung keinginannya menjadi penerus tahta butik bajunya yang ia rintis. Khan. Lucu. 

Yang dua, anak gamer yang suka gambar. Wajar sih ya, tapi dia ahli meniru gambar apapun, apalagi kalau tanda tangan guru buat mastiin rapor aman ke tanvan orang tua. Tapi boong. Dia anak jujur kali, sejujur ombak, besar nggak selalu menghanyutkan. Emang nggak lucu ni bait, karena emang nggak selucu itu orangnya saking pinternya. Kita suka ketawa pura pura kalau dia mencoba mmebanyol. Sungguh. 

Ya mungkin karena itu kami bersama sama 20 tahun ini. Karena kami temenan sejak masuk SMA, dan jadi popular sampai lulus karena pesohor kami sebagai duta sekolah. 

Aku sebagai duta bahasa kuda, yang gamers duta main dota lah, dan yang princess duta cari dana buat kegiatan kami, eh dia ketua paskib sis. Sooo.. Apalagi..

Dan toko buku jelas bukan tempat pavorit si princess, biasanya hanya aku dan gamer yang kesana cuma mau beli pensil 10B aneka merk. Aku suka nemenin dia cari pensil dimana aku hanya tertarik paxa lembar lembar buku note yang super fitur mulai dari pembataa buku, kalender, buku alamat which is nggak guna di zaman sekarang.. 

Sekarang kami hidup masing masing. 

Bersambung 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x