Mohon tunggu...
Usniaty
Usniaty Mohon Tunggu... Publisher

□ Spesifikasi Komunikasi Massa @Teknologi Komunikasi, Publisher, Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Jpa.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Puisi | Sajak yang Terlupakan

20 Oktober 2019   07:51 Diperbarui: 20 Oktober 2019   10:31 0 3 0 Mohon Tunggu...

Menuliskan kembali

Akan jalan cinta yang hakiki

Akan hidup yang hany se ujung kuku waktunya

Akan hari berganti hari yang tersia-sia

Akan jeritan nurani yang ingin menapaki jalan kemaslahatan

Namun sunyi senyap karna kesilauan

Dunia begitu menghipnotis jiwa

Yang jeritnya hanya mampu diucapkan oleh penghuni langit.

Sejenak kutulis dan membaca kembali

Puisi ini....

'Kalau engkau tak mampu menjadi beringin
Yang tegak di puncak bukit
Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,
Yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,
Jadilah rumput, tetapi rumput yang
memperkuat tanggul di pinggir jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya
Jadilah saja jalan kecil,
Tetapi jalan setapak yang
Membawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten
Tentu harus ada awak kapalnya..
Bukan besar kecilnya tugas
Yang menjadikan tinggi rendahnya nilai dirimu

Jadilah saja dirimu..
Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri' (Inspirasi sajak "kerendahan hati" Taufik Ismail)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x