Mohon tunggu...
Ofi Sofyan Gumelar
Ofi Sofyan Gumelar Mohon Tunggu... Administrasi - ASN | Warga Kota | Penikmat dan rangkai Kata

Today Reader Tomorrow Leader

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Kisah Sederhana Menjaga Makroprudensial Negeri

31 Agustus 2020   23:50 Diperbarui: 31 Agustus 2020   23:56 273
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kartu uang elektronik sudah menjadi bagian dari keseharian saya (sumber: dokpri)

Lewat aplikasi Fintech Fundtastic, saya belajar berinvestasi reksa dana dengan modal yang sangat minim (sumber: dokpri)
Lewat aplikasi Fintech Fundtastic, saya belajar berinvestasi reksa dana dengan modal yang sangat minim (sumber: dokpri)
Tak terasa, hari sudah menjelang siang. Jam menunjukkan angka 12.00, perut pun sudah keroncongan. Ah, mumpung ada transferan masuk, sesekali saya ingin makan enak dan memberi kejutan makan siang untuk empat rekan satu ruangan. Pesan makanan lewat aplikasi ojek online bisa nih,...

Sebelum memesan, saya harus top up dulu saldo di aplikasi ojek daring saya. Gampang saja sih, cukup mentransfer uang dari -banking otomatis sejumlah nominal saldo pun bertambah di aplikasi ojek online tersebut. Habis itu, saya tinggal memilih menu yang diinginkan dan tinggal tunggu makanan datang. Lima bungkus nasi padang komplit dipilih untuk saya dan keempat partner satu ruangan. Sedapp!!

Disela-sela makan, tiba-tiba istri mengirim pesan singkat. Ia mengingatkan agar saya tak lupa membayar tagihan cicilan rumah. Iya, rumah kami memang dibiayai lewat skema KPR dari bank Pemerintah yang khusus mengelola pinjaman perumahan. Dengan skema cicilan selama 10 tahun, kami bisa memiliki hunian sendiri. Lagi-lagi jemari ini lincah menari di aplikasi m-banking saya. Dengan mengetikkan sejumlah dana dalam waktu singkat tagihan KPR bisa saya penuhi.

Pukul 16.00 saatnya saya melangkah pulang. Sebelum menuju rumah, saya mampir dulu ke super market yang biasa dilewati . Jadi ingat kalau istri berpesan untuk membeli beberapa isi kulkas yang habis.

Di masa pandemi ini pengelola supermarket menganjurkan untuk membayar secara non tunai. Ini dimaksudkan agar meminimalisir kontak fisik, termasuk dengan uang tunai yang bisa saja menjadi media penularan virus. Don't worry, saya belanja pakai kartu debit kok!

Berbelanja menggunakan kartu debit (Sumber: dokpri)
Berbelanja menggunakan kartu debit (Sumber: dokpri)
Beres berbelanja segera saya menjalankan mobil untuk pulang. Selepas magrib saya sudah leha-leha di rumah. Tak ada yang lebih nikmat dibanding rebahan di rumah seusai bekerja selain sambil menikmati secangkir teh hangat, bercengkerama dengan keluarga kecil di rumah dan sesekali mengintip baju-baju yang didiskon di marketplace. Duh, jangan sampai saya mentransfer uang untuk belanja online deh!

***

Kalau ditanya produk keuangan apa yang paling banyak saya gunakan, saya akan menjawab rekening tabungan. Bukan hanya untuk simpanan saja, tapi rekening tabungan kini sudah menjadi alat pembayaran utama untuk transaksi keuangan harian saya. Apalagi kini tabungan sudah difasilitasi fitur mbanking dan kartu debet/atm yang semakin memudahkan saya menjalani aktivitas harian saya. Perannya dirasa lebih mendominasi dibanding uang cash untuk transaksi Keuangan saya.

Sekelumit cerita harian saya di atas mungkin menjadi fakta bagaimana saya sangat tergantung pada penggunaan rekening tabungan saya. iya, rekening tabungan dengan ketiga fasilitas yang disematkannya tersebut benar-benar membantu saya dalam mengelola prioritas keuangan saya, mulai dari kebutuhan sehari-hari, tabungan/investasi, membayar kewajiban kredit serta sedekah.

Tak heran sih, pasalnya di era digitalisasi ini rekening keuangan ini sudah terkoneksi dengan beragam fitur keuangan lainnya, seperti uang elektronik, pembayaran tagihan, fitur belanja, dan investasi saham di pasar modal. Boleh dibilang, di era cashless ini, transaksi keuangan lebih banyak dilakukan dengan transfer rekening tabungan.

Rekening tabungan sudah terkoneksi dengan fitur keuangan lainnya (sumber: tangkapan layan akun youtube Kompasiana)
Rekening tabungan sudah terkoneksi dengan fitur keuangan lainnya (sumber: tangkapan layan akun youtube Kompasiana)
Selain tabungan, saya juga menjadi kreditur KPR. Sebagai abdi negara dengan gaji yang tak seberapa, KPR membantu saya untuk untuk mewujudkan mimpi memiliki rumah sendiri dengan cicilan yang relatif kecil setiap bulannya. Meskipun harus mencicil dalam jangka waktu yang lama (10 tahun), bagi saya ini sepadan mengingat nilai properti yang terus melambung setiap tahunnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun