Mohon tunggu...
Tonny Syiariel
Tonny Syiariel Mohon Tunggu... Lainnya - Travel Management Consultant and Professional Tour Leader

Travel Management Consultant, Professional Tour Leader, Founder of ITLA

Selanjutnya

Tutup

Trip Artikel Utama

Danau Bled, Destinasi nan Romantis di Slovenia

10 Januari 2021   15:42 Diperbarui: 16 Januari 2021   12:04 2920
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Halaman atas Kastil Bled. Sumber: koleksi pribadi

Pletna, perahu tradisional di Bled. Sumber: koleksi pribadi
Pletna, perahu tradisional di Bled. Sumber: koleksi pribadi
Pengalaman menuju pulau Bled juga tidak kalah mengesankan. Dari salah satu dermaga kecil di tepi danau, pengunjung bisa menggunakan pletna, yakni perahu tradisional khas Slovenia. Perjalanan singkat sekitar 15-20 menit menuju pulau dikayuh para pendayung dengan posisi berdiri. Mirip dengan gondola di Venezia.

Panorama indah sudah tersaji ketika perahu pletna mendekati pulau. Paduan serasi perahu dan gereja di pulau begitu kerap menghiasi berbagai publikasi pariwisata negara itu. Tidak ketinggalan postcard dan buku panduan wisata yang dijual pun banyak menampilkan panorama khas itu.

Setibanya di dermaga pulau, deretan 99 anak tangga yang dibangun sejak tahun 1655 segera membawa pengunjung ke atas puncak pulau. 

Bagi yang mau menikah di sini, khususnya calon pengantin pria, deretan anak tangga ibarat mendaki Gunung Everest yang maha tinggi.

99 Anak tangga menuju gereja di atas pulau. Sumber: koleksi pribadi
99 Anak tangga menuju gereja di atas pulau. Sumber: koleksi pribadi
Jangan anggap enteng dulu, bro! Bukan soal 99 anak tangga saja. Pasalnya, menurut tradisi di sini, sebelum menikah di Gereja Saint Mary, sang pengantin pria wajib menggendong calon mempelai wanita sambil menaiki 99 anak tangga itu. Nah, masih berani menikah di sini? Hahaha.

Gereja Saint Mary begitu ikonik. Apalagi jika dilihat dari kejauhan. Menara gereja setinggi 52 meter yang menjulang di atas pulau terlihat dari seluruh sudut pulau. So beautiful!

Walaupun demikian, yang membuat kisah gereja ini kian menarik bukan karena arsitektur baroq-nya. Bukan juga fresko bergaya gotik dari tahun 1470. Tetapi, justru berkat legenda di balik wishing bell-nya.

Begitu memasuki gereja ini, kita akan segera melihat sebuah tali yang menjuntai dari langit-langit di tengah gereja. Anda boleh menarik tali tersebut untuk membunyikan lonceng. 

Konon kabarnya, setiap pasangan pengantin yang berhasil membunyikan lonceng tersebut, maka segala keinginannya akan terpenuhi. Tetapi, ada satu syarat: Anda hanya boleh mengajukan satu keinginan.

Menara gereja setinggi 52m di atas pulau. Sumber: koleksi pribadi
Menara gereja setinggi 52m di atas pulau. Sumber: koleksi pribadi
Kisah lonceng tersebut tidak terlepas dari legenda tentang seorang janda muda yang dulunya pernah tinggal di Kastil Bled. Alkisah, sang janda yang setiap hari pergi ke gereja dan berdoa selama berjam-jam, suatu saat memutuskan mengirim sebuah lonceng ke kapel di pulau itu. Lonceng itu sebagai kenangan akan suaminya yang dibunuh para penjahat kejam.

Akan tetapi, di dalam perjalanan, lonceng tersebut tenggelam bersama dengan perahu yang karam diserang badai di tengah danau. Setelah musibah tersebut, sang janda lalu menjual semua harta miliknya dan memberikan donasi untuk membangun sebuah gereja baru di atas pulau. Dia pun meninggalkan Kastil Bled dan berjalan tanpa alas kaki menuju kota Roma.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun