Mohon tunggu...
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana Mohon Tunggu... Guru - Pendidikan dan sosial budaya

Praktisi pendidikan Islam. peneliti independen studi sosial-budaya dan kreativitas.menetap di Aceh Barat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kisah Senja

3 November 2022   18:06 Diperbarui: 3 November 2022   18:08 111
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Senja menangis. Dia menghempas jendela kamarnya di akhir sore. Langit seperti mencibir dan awan menyimpan kisah pagi. Sebelumnya, hujan jatuh di taman.

 Senja terdiam menyimpan rahasia. Orang orang duduk di taman mengisahkan hikayat bunga. 

Senja tak bisa menyimpan tangis. Seperti awan yang segera hujan. Dia menyeka matanya dengan selembar doa. Sesudah itu, rembulan turun ke taman, menimpa harapan harapan. Suatu penghiburan untuk senja.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun