Mohon tunggu...
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana Mohon Tunggu... Guru - Pendidikan dan sosial budaya

Praktisi pendidikan Islam. peneliti independen studi sosial-budaya dan kreativitas.menetap di Aceh Barat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kuda Perang

2 November 2022   08:06 Diperbarui: 2 November 2022   08:15 103
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

(Dia bersumpah ) Demi kuda kuda perang berlari kencang dengan nafas berguncang. Kaki kakinya memercikkan bunga bunga api.  

Debu debunya mengepung-mengangkasa. Mereka menembus bening pagi menjemput kemenangan.

.........

Begitupun manusia. Melihat dirinya terengah, mencari kebaikan untuk dirinya. Hingga tiba waktu semua yang di dada akan dibongkar, diteliti, dihitung satu satu dan ditampakkan kembali dalam MizanNya. 

==

Tadabbur bebas  Q:Surat"Adiyat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun