Mohon tunggu...
Tareq Albana
Tareq Albana Mohon Tunggu... Jurnalis - Mahasiswa

Nominee of Best Citizen Journalism Kompasiana Awards 2019. || Mahasiswa Universitas Al-Azhar, Mesir. Jurusan Hadits dan Ilmu Hadits.

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Di Mesir, Siapa Saja Bisa Punya Perpustakan Pribadi

25 Maret 2017   02:30 Diperbarui: 4 April 2017   17:26 2179
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

pustaka pribadi di rumah saya, biasa nya mahasisiwa indonesia di mesir memilki pustaka pribadi dirmah mereka
pustaka pribadi di rumah saya, biasa nya mahasisiwa indonesia di mesir memilki pustaka pribadi dirmah mereka
Nah buku murah di mesir ini bukan berarti murahan loh!

Buktinya banyak buku-buku karangan ilmuan Arab dan Barat yang dijual disini dengan harga murah, sebut saja buku karangan Ibnu Sina yang sangat terkenal dan menjadi buku rujukan dunia kedoteran selama 500 tahun!

buku koleksi
buku koleksi
Lalu ada kitab Imam AL-Ghazali, seorang ulama besar islam yang sangat agung sehingga disebut “Hujjatul Islam” dengan kitab nya yang sangat fenomenal yaitu Ihya Ulumuddinyang dijual dengan harga  50 ribu rupiah untuk 4 jilid buku, gimana murah kan?

Selanjutnya ada buku Syarah Riyadu Sholihin karangan Imam Nawawi, ulama yg sangat terkenal, buku nya berjumlah 6 jilid atau 3000 halaman, dijual secara Cuma Cuma seharga 30 ribu saja ditepi jalanan kota Kairo.

buku ini cuma 30 ribuan
buku ini cuma 30 ribuan
Lalu kemaren saya beli buku Tafsir Al-Qurtuby, salah satu tafsir Quran tertua di dunia, memiliki 10 jilid dan tebal kira kira 7000 halaman lebih, yang saya beli dengan harga 100 ribu rupiah saja, luar biasa!

buku sebanyak ini hanya 100 ribu loh!
buku sebanyak ini hanya 100 ribu loh!
Ketika saya berada di Indonesia, ketika saya berkunjung ke salah satu toko buku yang terbilang cukup besar,  disana ada buku tafsir Al-Qurtuby 10 jilid berbahasa arab seperti yang saya punya, dijual hingga 2 juta rupiah loh! Apalagi yang terjemahan Indonesia nya, bisa lebih mahal  lagi dari itu.

Lalu ada kita Syekh Hisyam Kamil yang selalu menggratiskan Buku karangan nya setiap kali sehabis mengajar, hal itu membuat unik, setiap beliau memberikan pelajaran selalu penuh sesak oleh mahasiswa Al-Azhar.

Wajar saja jika Mesir bisa menghasilkan ulama-ulama besar dengan standar  dunia, karena alat penting untuk menimba ilmu – yaitu buku- mereka subsidi sedemikian rupa, dan mudah dijumpai disetiap toko buku.

Di Mesir juga ada Festival Pameran Buku terbesar nomor 2 di dunia!, pameran buku ini diadakan di bulan januari setiap bulan nya, dan di pameran ini lah para maniak buku puas menjelajahi dan berburu buku buku yang langka dari seluruh dunia, diantara nya ada buku Harry Potter dan Narnia yang dijual murah sekali, ada juga buku karangan Dale Carniege dan Malcoml Maxwell yang jadi World Best Seller selama bertahun-tahun.

Pameran ini sengaja diadakan oleh PBB mengingat antusias nya masyarakat dan pemerintah Mesir terhadap buku dan dunia percetakan.

Walaupun harga buku disana sangat murah, ternyata masih ada jjuga warga mesir yang buta aksara alias tidak bisa membaca, namun jumlah nya tidaklah banyak, ini biasanya dialami oleh orang-orang di kampung pedalaman dan tidak terpelajar, karena pembangunan Kota-Kota di Mesir tidaklah merata seperti di Indonesia. Hal ini sangatlah wajar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun