Mohon tunggu...
Syarif Yunus
Syarif Yunus Mohon Tunggu... Konsultan & Penulis

Konsultan di DSS Consulting, Pengajar Pendidikan Bahasa Indonesia & Edukator Dana Pensiun. Mahasiswa S3 Manajemen Pendidikan Unpak. Pendiri TBM Lentera Pustaka. Ketua Ikatan Alumni Bahasa dan Sastra Indonesia (IKA BINDO) FBS Univ. Negeri Jakarta (2009 s.d sekarang)), Sekjen IKA FBS UNJ (2013-sekarang), Wasekjen IKA UNJ (2017-2020). Penulis & Editor dari 25 buku. Buku yang telah cetak ulang adalah JURNALISTIK TERAPAN & "Kompetensi Menulis Kreatif", Antologi Cerpen "Surti Bukan Perempuan Metropolis". Pendiri & Kepala Program TBM Lentera Pustaka di Gn. Salak Bogor. Owner & Education Specialist GEMA DIDAKTIKA, Pengelola Komunitas Peduli Yatim Caraka Muda YAJFA, Pengurus Asosiasi DPLK Indonesia (2003-Now). Salam DAHSYAT nan ciamikk !!

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Tetaplah Membaca, Pesan Idul Fitri 1440H TBM Lentera Pustaka

4 Juni 2019   21:03 Diperbarui: 4 Juni 2019   21:24 0 1 1 Mohon Tunggu...
Tetaplah Membaca, Pesan Idul Fitri 1440H TBM Lentera Pustaka
dokpri

Tetaplah Membaca, Pesan Idul Fitri 1440 H TBM Lentera Pustaka

Sebuah taman bacaan, apapun dan dimanapun, ibarat manusia.

Tentu, ada saja kekurangan dan kelemahan. Bahkan lebih dari itu, pasti punya salah dan khilaf. Untuk itu, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka mengucapkan SELAMAT IDUL FITRI 1440 H -- Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Maka di suasana Idul Fitri 1440 H, tetaplah membaca. Karena ada banyak realitas kehidupan yang harus dibaca dan diambil hikmahnya. Sehingga memberi manfaat kebaikan di masa yang akan datang.

Setelah berjuang sebulan penuh, berpuasa. Hanya keikhlasan dan ketulusan hati yang bisa menyempurnakan semuanya.  Maka, TBM Lentera Pustaka menghaturkan:

Bila ada langkah membekas lara

Ada kata merangkai dusta

Ada tingkah menoreh luka

Mohon maaf lahir dan batin

Tetaplah membaca. Karena membaca buku-buku yang baik berarti memberi makanan rohani yang baik. 

Bahkan ketika khilaf berlabuh di jiwa, akal pun terombang-ambing sangat mungkin kesalahan mengkoyakkan hati, lalu pikiran jadi beku dalam nafsu dan emosi yang melangit. Semua itu, menuntut kita untuk tetap membaca sambil mau memaafkan ...

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x