Mohon tunggu...
SoftwareSeni Indonesia
SoftwareSeni Indonesia Mohon Tunggu... Software House

A fast-growing Software House company with 100+ clients around the world.

Selanjutnya

Tutup

Digital

Smart City di Indonesia

11 Juni 2019   13:19 Diperbarui: 11 Juni 2019   13:47 0 1 0 Mohon Tunggu...

Perkembangan Smart City di Indonesia

Perjalanan Indonesia dalam menyambut Smart City bisa dilihat dari banyaknya aplikasi produk digital baru. Aplikasi produk digital tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja masyarakat. Dengan maraknya slogan "make your live easier than ever" atau bahasa Indonesianya, membuat hidup menjadi lebih mudah, banyak dari kita dibutakan apakah aplikasi produk digital tersebut benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Atau, jangan-jangan hanya gimmick?

Faktanya, jika merujuk pada istilah Smart City di Indonesia, jumlah aplikasi produk digital bukanlah satu-satunya indikator dari terciptanya Smart City. Hasil efisiensi dari aplikasi produk digital inilah yang lebih penting. Apakah aplikasi produk digital bisa meningkatkan efisiensi energi, kerja, dan tenaga, merupakan pertanyaan yang harus dijawab.

Karena pada akhirnya, program Smart City akan menciptakan sistem cerdas guna meningkatkan efisiensi perkotaan. Oleh karena itu, dengan permasalahan perkotaan yang beragam, tidak bisa semana-mena program Smart City disamakan pada setiap kota.

Misalnya, di Jakarta, kemacetan dan banjir adalah makanan pahit ibukota. Makanya, dibuatlah jalur transportasi terintegrasi dan didukung dengan aplikasi produk digital. Tentunya aplikasi produk digital yang berbasis web dapat memberikan informasi terkait jadwal keberangkatan transportasi umum. Hal ini tentu sebagai alternative kemacetan ibukota.

Tetapi, TIDAK SEMUA KOTA memiliki masalah kemacetan. Jadi, sistem transportasi terintegrasi dan aplikasi penunjang tidak menjadi prioritas. Bukannya tidak penting, tetapi ada prioritas lain yang harus segera diselesaikan.


6 indikator Smart City di Indonesia

Sebagai perusahaan penyedia solusi asal German, Beesmartcity memiliki 6 indikator yang wajib dimiliki Smart City:

- Smart Economy
- Smart People
- Smart Mobility
- Smart Living
- Smart Environment
- Smart Government

Baca penjelasan lengkap 6 indikator Smart City.

Intinya, dari 6 indikator di atas adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tentunya, dengan kerja sama antara pemerintah, dan masyarakat dengan memperhatikan infrastruktur yang ramah lingkungan akan menciptakan dampak baik jangka panjang.

Lalu dari mana program Smart City harus dimulai?

Mulailah dari summer daya manusia. Itu karena, manusia lah yang menjadi kunci keberhasilan program Smart City. Mulai dari inisiasi program sampai research & development memerlukan tenaga yang terampil, kreatif, dan solutif. Selain itu, end-user dari program Smart City ini adalah masyarakat. Bayangkan jika sistem sudah dengan cerdas diciptakan, tapi masyarakat belum dan tidak bisa menjalankan sistem yang ada.

Tahapan menuju Smart City

Ada 9 proses tahapan yang untuk mensukseskan program Smart City.

- Inisiasi
- Pengembangan SDM
- Transformasi Digital
- Transformasi Sistem
- Recana berkelanjutan
- Skala Prioritas
- Smart Project
- Pengembangan berkelanjutan
- Smart City

Baca penjelasan lengkap tahapan Smart City di Indonesia.

Pada intinya, Smart City bukanlah program yang jika tujuan program telah tercapai, maka program akan dihentikan. Tetapi, program Smart City adalah program bekelanjutan. Setelah tujuan dicapai, buat tujuan lain, dan mengulang proses dari awal.

5 Ide proyek Smart City di Indonesia yang menarik untuk dikembangkan

- Digital City Guide
Mengembangkan aplikasi berbasis web untuk memudahkan wisatawan untuk mengakses informasi pariwisata statu wilayah merupakan prospek yang baik. Selain untuk memikat pelancong untuk datang, percepatan ekonomi juga akan berjalan dengan bertambahnya pengunjung suatu wilayah. Apalagi Indonesia terkenal sebagai negara yang memiliki bentang alam yang Indah. Tidak cuma Bali, tetapi masih banyak tempat lain yang bisa dieksplorasi. Dan tentunya, orang-orang membutuhkan akses informasi tentang tempat-tempat menarik tersebut.

- Mobile Payment
Cashless merupakan metode transaksi cara baru yang diyakini akan menggantikan metode transaksi konvensional. Dan mobile payment adalah medium pembayaran yang digadang-gadang sebagai cara bertransaksi masa depan dimana dompet dan uang fisik tidak lagi penting.

Bayangkan jika pembayaran retribusi parkir menggunakan sistem ini. Tidak akan ada lagi pungutan liar, dan juga adanya transparansi transaksi yang terekam. Menarik bukan?

- Integrated Crisis Response System
Indonesia terletak di zona rawan bencana. Gempa bumi, dan Gunung erupsi merupakan cinta dan benci nya Indonesia. Di satu sisi, berdampak positif pada bentang alam Indonesia. Di sisi lain, menjadi momok menakutkan bagi warganya.

Dengan pengembangan Integrated Crisis Response System, penanggulangan bencana akan semakin cepat. Bantuan yang datang pun bisa dimudahkan dengan informasi lokasi terdampak terdekat.

- Solar Energy
Salah satu kelebihan yang Indonesia miliki adalar kelebihan panas matahari. Namun, sepertinya Indonesia belum memanfaatkan kelebihan tersebut dengan baik. Meskipun kini sudah banyak lampun jalan yang sudah memanfaatkan energi matahari, masih banyak industri yang bisa memanfaatkan energi matahari.

- Paperwork limitation
Dipaksa untuk mengurangi penggunaan kertas merupakan cara baik untuk go digital. Selain akan lebih ramah lingkungan, penggunaan kertas sekali pakai juga bisa dapat ditekan. Dan pula, pembatasan penggunaan kertas dapat memaksimalkan proses transformasi digital agar dapat berjalan dengan baik.

Setelah penjelasan di atas, kapan daerah kalan bisa mewujudkan program Smart City? Apakah sudah ada kabar dari pemerintah daerah kalian tentang wacana program Smart City? Kini banyak perusahaan yang bersedia membantu daerah mewujudkan program Smart City dengan menyediakan website, software, dan aplikasi. Rencanakan, kembangkan, wujudkan!