Mohon tunggu...
Slamet Arsa Wijaya
Slamet Arsa Wijaya Mohon Tunggu... Tak neko-neko dan semangat. Sangat menyukai puisi dan karya sastra lainnya. Kegiatan lain membaca dan menulis, nonton wayang kulit, main gamelan dan menyukai tembang-tembang tradisi, khususnya tembang Jawa.

Sedang berlatih mengaplikasikan kebenaran yang benar, ingin lepas juga dari ketergantungan kamuflase dan kecantikan berlipstik yang mendominasi di lingkungan kita. Sisi lainnya, ingin jadi diri sendiri dan wajib mencintai tanah air sepenuh hati dan jiwa.

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sabarlah, Pagebluk Sudah Silih Berganti Landa Negeri

24 Januari 2021   11:42 Diperbarui: 24 Januari 2021   11:49 36 3 0 Mohon Tunggu...

Meski rembulan tlah melahirkan jabang bayi

Mentari belum memberi cahaya pada pagi

Embun masih erat berpelukan dengan mimpi

Malam enggan melepas tirai di cuaca berseri

Tertatih-tatih dalam papa menggapai cahaya

Merangkak di antara nestapa dihiasi luka-lara

Digendongan jauh mampu irama lapar mendera

Saat beras menjelma bulgur sulit tambang asa

Kemarau cepat menghisap air di tadah hujan

Pesawahan merana kerontang langka pangan

Paceklik mencekik nasib balada kemakmuran

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x