Mohon tunggu...
Supartono JW
Supartono JW Mohon Tunggu... Konsultan - Pengamat
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Niat berbagi

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Mengapa Foto Presiden dan Para Menteri Tak Pakai Masker Tersebar?

4 Agustus 2020   21:33 Diperbarui: 4 Agustus 2020   21:37 263
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Nasi sudah menjadi bubur. Foto Presiden dan para Menteri yang dalam kondisi tak disiplin mengikuti protokol kesehatan, tak menggunakan masker sesuai intruksinya, malah beliau dan para pembantunya sama-sama tak pakai masker.

Sekali lagi, ini bukan perkara kecil. Tidak sepele. Karena masyarakat sedang dalam kadar kepercayaan yang rendah kepada pemerintah menyoal PAPC-19.

Harus ada evaluasi terhadap BPMI Istana Negara. Namun, bila beredarnya foto tersebut memang karena ada skenario di baliknya, rakyat pun mungkin dapat membaca. Sebab, sekarang sangat musim sandiwara kepentingan.

Di tengah masyarakat sangat butuh contoh, panutan, dan teladan karena kini semakin cuek dan skeptis atas sikap pemerintah dalam tindakan pencegahan, antisipasi, dan penanganan Covid-19, terutama menyoal kedisiplinan masyarakat dalam protokol kesehatan terutama terhadap jaga jarak dan pemakaian masker, justru pihak Biro Pers, Media dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden membikin blunder.

Blundernya adalah saat rapat terbatas (ratas) di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/8/2020), BPMI justru membagikan foto Presiden ratas tidak memakai masker di media sosial, meski di lakukan dalam ruang terbatas dan ber-AC dan  foto itu salah satunya dibagikan dalam akun Twitter resmi milik Sekretariat Kabinet.

Mengapa BPMI, sampai membagikan foto yang jelas-jelas membikin masyarakat jadi mengungkit masalah "jarkoni" (bisa ngajar tidak bisa melakoni atau tidak memberi contoh sesuai apa yang ia perintahkan/anjurkan/ajarkan)?

Padahal, di tengah kehidupan masyarakat, kini polisi, TNI, satpol PP dan lainnya berjibaku merazia siapa pun masyarakat yang tidak memakai masker. Bahkan ada seorang ibu yang harus menitipkan anaknya demi mencari uang Rp 50.000 untuk bayar denda karena tertangkap petugas tak memakai masker. Dan, masih banyak kisah lain menyoal penertiban pemakaian wajib masker ini di tengah masyarakat baik di ruang terbuka maupun di dalam ruang tertutup.

Bahkan di suatu daerah ada peraturan, warga yang tertangkap tak memakai masker dikenai denda Rp 500.000.

Pertanyaannya, apakah BPMI tak menyadari bahwa tindakannya membagikan foto Presiden dan para menteri dalam ratas tak memakai masker akan menjadi persoalan dan cibiran masyarakat dan berbagai pihak?

Saya kutip dari Kompas.com, Selasa (4/8/2020) dalam foto yang dibagikan, terlihat Presiden yang duduk di tengah memimpin rapat tanpa menggunakan masker. Sementara, sejumlah menteri tampak ada yang memakai masker dan ada yang tidak. 

Lalu, Menteri yang tidak mengenakan masker misalnya Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD. Sedangkan, menteri yang terlihat menggunakan masker antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun