Mohon tunggu...
Shanti Agustiani
Shanti Agustiani Mohon Tunggu... Guru - Smart and Simple

Penulis, Guru

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Sirkus Nyonya Ohara

1 Desember 2020   10:00 Diperbarui: 2 Desember 2020   18:12 387
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Nyonya Ohara menari sembari menahan rasa sakit ketika menggerakkan lengannya, penonton tak pernah mengira bahwa wanita itu sering menyembunyikan derita. Mereka hanya bisa tertawa dan bersorak-sorai sebagai raja.

Tiba-tiba di akhir pertunjukan ada seorang anak lelaki yang melompat salto ke arah Nyonya Ohara, memberikan buket bunga Anyelir dan membacakan sebuah puisi.

“Ibuku … kata orang dia jelek.

Kata orang dia memalukan ...

Kata orang dia layak dirundung jalang

Tetapi kataku, dialah wanita paling cantik di dunia

Wanita paling berharga

Wanita paling istimewa … 

Selamat ulang tahun, Ibu …”

Nyonya Ohara menerima buket bunga dari anak lelaki yang berdandan ala badut yang tak lain adalah Bintang.  Tak lama kemudian Ara dengan baju peri berwarna putih membawa kue tart dari labu buatannya sendiri.  Air mata Nyonya Ohara tak terbendung, begitu pula para penontonnya yang terpana dengan adegan itu. Seperti sihir tawa mereka berubah menjadi tangis haru, lalu mereka semua serentak berdiri dan bernyanyi.

“Happy Bithday to you …happy birthaday to you … happy birthday … happy birthday. Happpy birthday to you.”

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun