Mohon tunggu...
Seto Wicaksono
Seto Wicaksono Mohon Tunggu... Recruiter

Menulis, katarsis. | Bisa disapa melalui akun Twitter dan Instagram @setowicaksono.

Selanjutnya

Tutup

Film Pilihan

The Way of The Househusband: Perpaduan Antara Slice of Life, Komedi, dan Punchline yang Paripurna

26 April 2021   16:05 Diperbarui: 26 April 2021   16:37 179 4 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
The Way of The Househusband: Perpaduan Antara Slice of Life, Komedi, dan Punchline yang Paripurna
Ilustrasi Tatsu, The Way of The Househusband. Sumber gambar: Netflix.

Tidak banyak anime bergenre action comedy slice of life yang diproduksi sekaligus bisa ditonton, khususnya dari sudut pandang sang suami. Sekalinya ada, alur ceritanya terlalu serius dan minim unsur komedi. Namun, tidak dengan anime keluaran terbaru Netflix, The Way of the Househusband, yang tayang perdana pada 8 April 2021.

Diadaptasi dari serial manga dengan alur cerita yang sama, yaitu Gokushufudou, The Way of the Househusband menceritakan tentang Tatsu, mantan bos Yakuza yang alih profesi menjadi seorang bapak rumah tangga. Sesuatu yang sangat kontras dan tidak diduga sama sekali. FYI, anime ini juga sudah dibuat live action-nya dan tayang pada bulan Oktober 2020 lalu di salah satu stasiun tv lokal di Jepang, Nippon TV.

Season perdana tayang sebanyak 5 episode dengan durasi setiap episodenya sekira 16-19 menit. Dalam setiap episode, terdapat beberapa judul cerita yang tidak saling berhubungan satu sama lain. Jadi, menonton dari episode mana pun, bukan suatu masalah. Tetap menarik dan sangat direkomendasikan untuk ditonton.

Secara keseluruhan, The Way of the Househusband sangat menarik karena patahan komedi pada setiap punchline-nya. Hal ini bisa dilihat dari ekspresi, dialog, juga ekspektasi penonton yang tidak berbanding lurus dengan alur ceritanya.

Bayangkan saja, seorang bos Yakuza yang paling disegani dan dikenal sadis, ujug-ujug menikah dengan seorang wanita yang dicintainya dan memilih untuk menjadi bapak rumah tangga. Sangat kontras. Dari premisnya saja sudah membikin para penonton penasaran dan bertanya-tanya, bagaimana jadinya jika seseorang dengan masa lalu yang sangar, kemudian menjadi suami penyayang?

Penggambaran Tatsu sebagai karakter utama pun sangat pas. Tidak berlebihan dan tetap natural. Sebagai mantan bos Yakuza, Tatsu masih terlihat sangat sangar dengan gaya bicara yang terkesan sadis. Padahal, dibalik itu semua, ada banyak kejadian yang bertolak belakamg dengan hal tersebut. Momen kocak saat memasak, berinteraksi dengan sesama mantan Yakuza, juga sewaktu berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

Selain patahan punchline yang tidak terpikirkan sama sekali, hal lain yang membuat The Way of the Househusband lucu sampai membuat para penonton terpingkal-pingkal adalah adanya beberapa scene yang berlebihan, namun tetap pada alur ceritanya. Hal itu membuat komedinya semakin berwarna.

Mulai dari scene, dialog, dan komedi, semua dikemas secara ringan. Mudah dipahami oleh semua kalangan. Sehingga, anime ini sangat direkomendasikan bagi siapa pun penikmat tontonan dengan cerita singkat, tapi tetap lucu. Juga bagi mereka yang suka genre action comedy.

Kendati demikian, ada sedikit---bahkan bisa dihitung oleh jari---adegan kekerasan pada anime ini. Lantaran, jiwa Yakuza Tatsu sesekali masih diaplikasikan pada saat-saat tertentu. Meski masih dalam ruang lingkup komedi, tetapi harus tetap lebih berhati-hati jika ingin menonton bersama anak-anak.

Boleh dibilang, The Way of the Househusband betul-betul menawarkan sesuatu yang berbeda dan tidak lazim, sebagaimana anime pada umumnya. Patahan punchline di luar ekspektasi, alur cerita yang lugas dan nggak bertele-tele, serta karakter utama yang punya persona kuat sebagai mantan Yakuza sekaligus bapak rumah tangga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x