Mohon tunggu...
Selvia Indrayani
Selvia Indrayani Mohon Tunggu... Guru - Guru, penulis, wirausaha, beauty consultant.

Pengajar yang rindu belajar. Hanya gemar memasak suka-suka serta membukukan karya dalam berbagai antologi. Sesekali memberi edukasi perawatan diri terutama bagi wanita.

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Empat Kendala PTM Terbatas

29 Agustus 2021   14:55 Diperbarui: 29 Agustus 2021   15:39 3948
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Mendikbudristek(dok.Kompas.com)

Durasi yang dilakukan dalam PTM terbatas hanya 2 jam dan maksimal 3 jam. Dalam hal ini, satuan pendidikan perlu mengatur pembagian rombongan belajar (shift).

Bagi sekolah yang memiliki jumlah murid banyak, perlu menyiapkan teknik agar setiap siswa dapat menerima materi pelajaran sama. 

4. Izin dari orang tua

Orang tua memiliki hak dan kewenangan untuk memberikan izin anaknya apakah boleh atau tidak untuk mengikuti PTM terbatas. Mungkin bisa saja orang tua merasa anaknya belum dapat menjaga diri atau memiliki kondisi kesehatan tertentu sehingga tidak diizinkan untuk memiliki PTM terbatas.

Dalam waktu cepat atau lambat, anak-anak diharapkan dapat kembali mengikuti pembelajaran tatap muka. Ada komunikasi dan sosialiasi yang terasa berbeda saat pembelajaran daring dan tatap muka.

Pelaksanaan PTM terbatas ini tidak mudah. Ada kegiatan daring dan luring yang berpadu agar anak didik tetap dapat menikmati pendidikan. Suatu tantangan baru dan perlu ada tindakan. Perlu persiapan mental, bahan ajar, dan teknis yang tepat agar dapat menjalankan PTM terbatas ini dengan baik.

Jika nanti di lapangan ditemui ada anak didik yang terpaksa kesempitan seragam atau sepatunya, harap dimaklumi saja. Bahkan mungkin juga ada yang tidak muat lagi seragam atau sepatunya. Mungkin selama ini sudah terlena dalam zona nyaman di rumah saja, sehingga kebiasaan baik saat bersekolah tatap muka terlupa. 

Mencari sepatu yang pas untuk anaknya, bukanlah masalah bagi orang tua yang memiliki keuangan cukup. Namun, bagi orang tua yang memiliki kehidupan ekonomi pas-pas an, rasanya perlu waktu untuk dapat membeli sepatu atau seragam baru.

Orang tua juga harus menyiapkan diri agar tidak terkejut ketika anak-anaknya mengikuti PTM terbatas. Beberapa unggahan di Facebook berikut merupakan contoh bahwa orang tua merasa tidak siap dengan PTM yang harus segera dilakukan:

Tangkapan layar di Facebook (dokpri)
Tangkapan layar di Facebook (dokpri)

Tangkapan layar di Facebook (dokpri)
Tangkapan layar di Facebook (dokpri)
PTM terbatas ini bukanlah sebuah pendidikan tergesa-gesa. Sebuah langkah agar anak-anak dapat menikmati kembali pendidikan dengan normal. Perlu dukungan semua pihak agar dapat bekerjasama menjadikan anak-anak bahagia menikmati pendidikan di masa muda. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun