Mohon tunggu...
Elang Salamina
Elang Salamina Mohon Tunggu... Freelancer - Serabutan

Ikuti kata hati..itu aja...!!!

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Membedah Cuitan Denny Siregar hingga Tenggelamnya Anies Disaat Ganjar dan RK Meroket

20 Juni 2020   17:50 Diperbarui: 20 Juni 2020   17:46 429
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

MEMBACA cuitan "Panglima Cebong" Denny Siregar, di akun twitter pribadinya, Kamis (18/6/2020), rasanya cukup menggelitik untuk coba membedahnya. Tentu saja berdasarkan hipotesa amatiran penulis sendiri.

Pada akun twitternya, Denny menulis seperti ini :

" Ngobrol dgn 2 orang calon pemimpin yg teruji oleh pandemi @gajarpranowo dan @ridwankamil pakai data survey dari @Burhanmuhtadi.

Gua cuman jadi tamu mewakili netizez +62 yg ceriwis

Eh, koq gada @aniesbaswedan, ya ? "

Screensot gambar di akun twitter Denny Siregar
Screensot gambar di akun twitter Denny Siregar
Maksud cuitan Denny ini mungkin mengacu pada acara webinar yang diselenggarakan Cokro TV dengan tema "Pemimpin di Tengah Pandemi" yang akan digelar besok, Minggu (21/6/2020).

Hipotesa pakir penulis tentang maksud cuitan Denny Siregar di akun twitter pribadinya ini tampaknya ingin menyindir atau memperolok Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Screensot akun twitter Denny Siregar
Screensot akun twitter Denny Siregar
Boleh jadi dalam pemikiran Denny, tidak adanya nama Anies dalam acara tersebut di atas, karena dianggap tidak termasuk pada calon pemimpin yang teruji atas penanganan pandemi virus corona atau covid-19, yang sudah sudah tiga bulan lebih melanda tanah air.

Memang bukan kali pertama kalau penulis buku tuhan dalam secangkir kopi ini menyindir kepemimpinan Anies Baswesan.

Sebelumnya juga dia pernah menyindir kepemimpinan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini yang hanya bisa bekerja di belakang meja sambil terus mempromosikan diri lewat teleconfrence atau konfrensi pers semata.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun