Ryan M.
Ryan M. Video Editor

Video Editor sejak tahun 1994, sedikit menguasai web design dan web programming. Michael Chrichton dan Eiji Yoshikawa adalah penulis favoritnya selain Dedy Suardi. Bukan fotografer meski agak senang memotret. Penganut Teori Relativitas ini memiliki banyak ide dan inspirasi berputar-putar di kepalanya, hanya saja jarang diungkapkan pada siapapun. Professional portfolio : http://youtube.com/user/ryanmintaraga/videos Blog : http://blog.ryanmintaraga.com & http://obring.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Artikel Utama

5 Menit Memahami Alur Cerita Westworld

11 September 2017   18:18 Diperbarui: 11 September 2017   21:22 1794 3 4
5 Menit Memahami Alur Cerita Westworld
Dolores & Man In Black, dua tokoh kunci dalam serial Westworld, image: mic.com

"Westworld" adalah series produksi HBO yang ditayangkan mulai bulan Oktober 2016 sebanyak 10 episode (season 1).  Kabarnya serial tersebut merupakan remake dari film layar lebar berjudul sama yang naskahnya ditulis oleh novelis kondang Michael Crichton yang sekaligus menjadi sutradaranya.

Sebagian Kompasianer mungkin kurang familiar dengan nama Michael Crichton, tapi saya yakin beberapa karya fenomenalnya sangat tidak asing antara lain: Jurassic Park, Rising Sun, Congo, Twister, The 13th Warrior, Timeline, dan serial TV ER, belum lagi novel-novelnya yang kebanyakan ber-genre fiksi ilmiah.

Selain Michael Crichton, beberapa nama yang terlibat dalam produksi Westworld antara lain Jonathan Nolan sebagai sutradara dan telah terlibat dalam banyak produksi film seperti Interstellar, The Dark Knight, The Dark Knight Rises, The Prestige, dan - yang fenomenal - Memento.  Untuk urusan musik dipercayakan pada Ramin Djawadi yang tentunya tidak asing bagi kebanyakan Kompasianer, terutama penggemar serial Game of Thrones.  Tak ketinggalan pula didapuknya bintang kawakan Anthony Hopkins yang berdasarkan informasi situs IMDb sudah menyabet 48 penghargaan selama karirnya di dunia akting.

Michael Crichton, Jonathan Nolan, Anthony Hopkins, rasanya wajar bila saya menaruh harapan tinggi pada serial tersebut.

WESTWORLD, PLOT

Mengambil setting masa depan yang - seperti biasa - tidak terlalu jauh dengan masa sekarang, Westworld menceritakan kehidupan di sebuah tempat bernuansa wild west (koboi), namun sebenarnya tempat tersebut adalah sebuah taman hiburan dengan tiket berharga fantastis, itulah sebabnya hanya orang-orang super kaya yang mampu mengunjungi Westworld.

Di taman hiburan yang konon luasnya tak terbayangkan itu pengunjung akan merasakan bagaimana hidup ala koboi di masa wild west.  Sebelum memasuki taman, pengunjung akan diberi kostum koboi lengkap dengan berbagai atributnya seperti topi dan pistol.  Pengunjung kemudian memasuki taman dengan menaiki kereta api zaman wild west.

Singkatnya, begitu memasuki taman - atau lebih tepatnya - dunia Westworld, pengunjung akan menjadi bagian dari dunia tersebut.

"Tidak ada buku manual, tidak ada panduan," ujar salah satu staf sebelum pengunjung memasuki Westworld.  "Lakukan saja apa yang kau mau."

Ya, di dunia Westworld, pengunjung yang disebut sebagai 'tamu' bebas melakukan apa saja terhadap penghuni asli Westworld yang disebut sebagai 'host'.  Adalah pemandangan lazim di Westworld melihat tamu membunuh host baik dengan cara cepat maupun menggunakan siksaan.  Tamu dengan orientasi sadomasokis juga bisa memenuhi hasratnya di sini, bahkan sampai membunuh host yang melayaninya.

Pendek kata, Westworld akan memuaskan segala hasrat mengerikan manusia sehingga tak berlebihan bila dikatakan bahwa, "Seseorang akan menemukan dirinya yang sesungguhnya di sini, di Westworld."

Lantas, apakah para host tak melawan?  Juga, mengapa para tamu bisa dengan bebas memuaskan hasrat mengerikannya?

Jawabnya, para host di Westworld bukanlah manusia, mereka adalah benda berbentuk manusia dengan kecerdasan buatan alias robot.  Robot-robot itu dibuat sangat mirip dengan manusia.  Saking miripnya, mereka tidak hanya mengeluarkan darah saat disiksa atau dibunuh, mereka juga dibekali rasa sakit, ngeri, emosi, dan upaya mempertahankan diri sehingga para tamu bisa menikmati prosesnya saat mereka menyiksa para host.

Karena dibekali kemampuan mempertahankan diri itulah, beberapa host mencoba melawan tamu, namun apa daya di Westworld para tamu tidak akan mati oleh senjata api sehingga kebanyakan perlawanan para host berakhir sia-sia dan 'nyawa' mereka pun melayang mengenaskan di tangan para tamu.

Host yang berakhir mengenaskan di hari itu akan segera dibawa oleh para teknisi untuk kemudian diperbaiki lalu - seolah tak terjadi apa-apa, bekerja kembali seperti biasanya esok hari dan mengulang rutinitas yang sama.

Konsep taman hiburan yang diusung Westworld mengingatkan saya pada taman Jurassic di film Jurassic Park.  Bedanya jika Jurassic Park dihuni para dinosaurus yang dibiakkan di lab, maka dunia Westworld dihuni - katakanlah - manusia tiruan.

"Apakah kamu nyata?" tanya seorang pengunjung.

"Jika kamu tidak bisa membedakannya, apakah pertanyaan itu perlu?" yang ditanya malah bertanya balik.

Dolores Abernathy, image: framerated.com
Dolores Abernathy, image: framerated.com

WESTWORLD, TOKOH SENTRAL

Untuk bisa memahami alur cerita Westworld, terlebih dahulu kita berkenalan dengan tokoh-tokoh yang menurut saya menjadi kunci di cerita tersebut, antara lain:

  1. Dolores Abernathy
    Dolores adalah host yang menjadi tokoh utama serial ini dengan parasnya yang cantik dan pesonanya yang memikat.  Dolores adalah putri seorang peternak di Sweetwater, salah satu tempat di dunia Westworld dan menjadi persinggahan pertama bagi para tamu yang datang.  Sangat mudah mengenali Dolores karena ia hampir selalu mengenakan dress berwarna biru.
  2. Robert Ford
    Bersama Arnold Weber, Ford adalah pendiri Westworld.  Sorot matanya terkesan misterius dan menyembunyikan sesuatu.  Saat seseorang berbicara dengannya, ia terkesan menyimak kata-kata lawan bicaranya meski jelas mereka berada di kubu berbeda.  Orang yang dingin dan nyaris tanpa emosi ini adalah seorang yang cerdas, cerdik, sekaligus kejam.
  3. Man in Black
    Pria tua berpakaian koboi serba hitam.  Ia merupakan sosok kejam yang dengan ringannya menghabisi para host.  Kedatangannya ke Westworld adalah kali kedua untuk memecahkan teka-teki labirin yang disebut-sebut sebagai peninggalan Arnold.  Kabarnya pria tua tersebut sudah menjelajahi dunia Westworld sampai ke ujungnya dan berinteraksi dengan seluruh host di sana kecuali satu host misterius bernama Wyatt.
  4. William
    Pria muda yang baru pertama kali mengunjungi Westworld bersama kawannya.  Semula William adalah pria peragu, penuh kehati-hatian, dan terikat nilai-nilai moral, inilah yang membuatnya beberapa kali ditertawakan Logan, kawan seperjalanannya.  Namun dalam perkembangannya, William berubah menjadi sosok yang tak segan mengambil risiko bahkan terkadang kelewat batas.

Oke, lalu bagaimana memahami alur cerita Westworld?

ALUR WAKTU YANG MELOMPAT-LOMPAT

Ya, setelah menonton episode terakhir Westworld season 1, saya sadar bahwa alur cerita dalam serial tersebut melompat-lompat kronologinya.  Itu yang akhirnya menjelaskan kenapa ada dialog aneh seperti ini di salah satu episodenya,

"Aku melihat host yang keluar dari jalurnya," ujar salah seorang staf.

"Siapa?" tanya kawannya sesama staf.

"Putri pemilik peternakan Abernathy."

"Apa mungkin dia sedang bersama tamu?" si kawan bertanya lagi.

"Tidak jelas," staf tersebut menggeleng.

Dialog tersebut terasa aneh karena saat itu penonton melihat Dolores sedang bersama William!

Namun di episode terakhir semua akhirnya menjadi jelas, apalagi dikaitkan dengan dialog antara salah satu host dengan seorang teknisi.

"Kenapa sekejap lalu aku berada di ladang bersama anakku kemudian tiba-tiba berada di bar lagi?" tanyanya.

"Itulah bedanya kau dengan kami," jawab si teknisi.  "Saat kami manusia mengingat sebuah kenangan, kenangan itu hanya berupa sesuatu yang kabur, tidak jelas.  Berbeda dengan kau yang tidak bisa membedakan mana kenangan dan mana kehidupanmu saat ini."

Jadi, di Westworld, para host tidak bisa membedakan mana yang kenangan dan mana kehidupan yang sedang ia jalani, mana masa lalu dan mana masa kini.  Bahkan Dolores juga merasakan hal yang sama.

"Ini kapan?" jeritnya.  "Sekejap lalu aku bersamamu di sini, lalu kau tiba-tiba menghilang, dan aku berada di tempat lain, lalu kembali ke sini lagi.  Apa yang sebenarnya terjadi?"

Jelas.

Lalu bagaimana cara kita sebagai penonton memahami mana peristiwa yang terjadi di masa lampau dan mana peristiwa yang terjadi di masa kini supaya tidak terjebak seperti para host?

Kuncinya ada pada William dan Man in Black.

  1. Seluruh peristiwa yang melibatkan William itu terjadi di masa lalu.
  2. Seluruh peristiwa yang melibatkan Man in Black terjadi di masa kini.
  3. Apabila kita suatu saat melihat Dolores berpakaian lengkap berada di sebuah ruangan berdinding kaca di mana ia duduk di kursi dan berbincang dengan seseorang tanpa terlihat adanya host ataupun orang lain di sekitar situ, maka itu adalah percakapan yang terjadi di masa lalu alias flashback.

Fakta berikutnya:

  1. Kedatangan William dan kedatangan Man in Black ke Westworld berjarak sekitar 30 tahun.
  2. Ada satu pembunuhan yang meninggalkan kesan bagi Man in Black karena untuk sesaat ia merasa bahwa host yang dibunuhnya itu benar-benar hidup.

Logan (tengah) & William (kanan), image: geekz.com
Logan (tengah) & William (kanan), image: geekz.com

Akhirnya, meski saya bukan penggemar apapun yang berbau wild west, serial Westworld mampu memaksa saya untuk mengikuti satu demi satu episodenya meski kadang sampai terkantuk-kantuk, dan mengingat beberapa dialog di dalamnya.

Seorang teman pernah mengatakan bahwa Westworld terlalu absurd baginya, karena itu saya berharap semoga setelah membaca tulisan ini, teman saya itu bisa lebih memahami alur kronologi Westworld.

Akhirnya, terbetik kabar bahwa season 2 Westworld akan dirilis tahun 2018.  Dengan plot twist keren di season 1, entah apakah season 2 nanti bisa memikat lebih banyak penonton.

Bagi yang belum nonton?  Nontonlah... dan ingat bahwa tayangan ini mengandung unsur sadisme serta penampilan tanpa busana para host-nya.  Tapi, jika kita benar-benar menontonnya, apa kita sempat memikirkan hal tersebut?

Referensi & Tautan Luar:

  1. Westworld, HBO Asia
  2. Westworld, IMDb
  3. Michael Crichton, IMDb
  4. Jonathan Nolan, IMDb
  5. Anthony Hopkins, IMDb
  6. Ramin Djawadi, IMDb
  7. J.J. Abrams, IMDb

Tulisan ini dipublish pertamakali di blog.ryanmintaraga.com, copasing diizinkan dengan mencantumkan URL lengkap posting di atas atau dengan tidak menghapus/mengedit amaran ini