Gayahidup

Perhatikan Gangguan Psikologis pada Anak

17 April 2018   01:03 Diperbarui: 17 April 2018   01:16 188 0 0

Keadaan yang akan membuat seorang anak bertingkah laku tidak wajar atau tidak seperti anak pada umumnya biasanya terjadi gangguan pada psikolognya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan gangguan psikologis anak. Bisa karena adanya kelainan genetic, pengaruh kondisi lingkungan atau pengaruh dari trauma yang tidak dapat disembuhkan dengan mudah.

Orang tua akan khawatir terhadap anak yang memiliki gangguan psikologis. Karena dapat menghambat pada perkembangan anak baik untuk melakukan sosialisasi, berbicara dan yang lainnya.

a. Attention Deficit/Hyperactivity Disorder

Salah satu gangguan psikologis anak yang mengalami kondisi hiperaktif terlalu berlebihan.

b. Ansiesta atau gangguan kecemasan

Rasa cemas yang berlebihan akan mengganggu psikologis anak. Faktor yang menyebabkan hal ini bisa karena genetic atau memang keadaan lingkungannya.

c. Anak yang Menderita Autisme

Gangguan ini biasanya terjadi pada anak saat melakukan aktivitas sosial, berbicara dan gangguan pada perilakunya.

d. Retardasi Mental

Gangguan ini yang mengakibatkan adanya perkembangan intelejensia yang diserta dengan ketidak sesuaian mental anak sesuai dengan usianya.

e. Gangguan Artikulasi

Gangguan ini mengakibatkan seorang anak akan sangat kesulitan saat berbicara. Kondisi ini biasanya disebabkan karena ada kelainan genetic, emosi, masalah organ bicara atau motivasi dari lingkungan untuk berbicara sangatlah buruk sehingga membuat anak menjadi takut saat akan berbicara.

f. Gangguan Diseleksia

Gangguan ini berupa kesulitan membaca.

g. Asperger Syndrome

Kelainan psikologi yang berhubungan dengan perilaku anak karena lebih suka menyendiri.

h. Stockholm Syndrome

Gangguan ini disebabkan karena anak mengalami distorsi, disoreantasi dan juga dislokasi. Biasanya gangguan ini menyerang pada anak yang pernah mengalami kejadian buruk seperti penculikan.

i. Pica Syndrome

Gangguan ini menyerang beberapa anak dengan gejala yang selalu terdorong untuk makan sesuatu yang tidak seharusnya di makan seperti tanah.

j. Kleptomania

Gangguan pada anak yang masuk dalam jenis gangguan kendali yang implusif.

k. Syndrome Cotard

Gangguan ini biasanya akan membuat penderita berfikir bahwa dirinya sudah meninggal atau tidak pernah merasa tinggal di dunia dan tidak pernah diciptakan.

Beberpa kondisi diatas bisa disembuhkan dengan adanya dorongan dari orang sekitar terutama dari orangtua dan keluarganya sendiri. Namun beberapa kondisi lainnya ada yang harus benar-benar ditangani oleh dokter khusus seperti psikolog atau psikiater.