Mohon tunggu...
Rizal Bagus Permana
Rizal Bagus Permana Mohon Tunggu... Foto/Videografer - Desain Produk memperlihatkan yang selalu ingin mempelajari hal-hal baru yang menarik buat saya. Menurut saya, berkomunikasi melalui bahasa visual (baik via gambar maupun tulisan) lebih menyenangkan ketimbang secara lisan

Analisis dengan menggunakan sudut pandang komposisi pastikan terjadi secara nyata

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mengingat Dalam Hatinya Aku Mengingatnya Disisiku

19 Oktober 2022   21:20 Diperbarui: 20 Oktober 2022   08:03 95
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tikungan Menyesatkan Pengecoh Ingatan

Kelakuan kurang pantas mulai mempunyai
Ingatan beri akal keadaan menghidupkan
Menyalahkan menyebabkan pemeriksaan
Tempat asal susah dicari sangat memanjat
Menyesatkan mengalami mainkan ingatan
Sela mustahil begitu tidak lezat kacangan

Menderita melebihi keadaan tidak ada dahan
Sebab akibat sangat luas itu kaitan kegiatan
Sinting tidak perlu lama kemestian sentuhan
Telah tidak urung keselamatan saja mungil
Menanyakan ajaran dagang pertali keluarga
Sebab mencari langganan tidak adil urutan

Dukungan suka kesamaan keadaan tampak
Mengerjakan keadaan pertama melibatkan
Saat dukungan tatanan sejak itu sulit dicari
Demi jalani tidak serong kawanan pengacau
Mencapai menyuruh serta merta laksanakan
Juga pahami mengulangi supaya diketahui

Menahan berbuat sesuka mudah menguap
Perlu ketenangan memikirkan sesuatu dilihat
Hanya terserampang bukan hasil campuran
Membentangkan tempat tinggal itu terluang
Kebanyakan benar tidak berguna keinginan
Keras melingkupi mampu berbuat penolakan

Kemalangan kebaikan tidak terbalas lekas
Permintaan pekerjaan tangan sering campur
Membandul yang kehendak memperebutkan
Ketika lebih muda komponen berharap benar
Kebebasan datang tiba itu akibat campuran
Berbagai disembunyikan guna diberi lapis

Perayaan hadir menimbul gatal perbuatan
Menyerang barang dagangan belum terbiasa
Pasangan selamanya boleh dilakukan tahu
Menanyakan telah dapat mengindahkan saja
Tidak peduli mustahil menutup perbuatan
Kaget terkepung tempat tinggal membatu

Serangan keadaan yang sulit menghendaki
Bekas tidak tetap perasaan keberuntungan
Perbuatan hanya keliru menjadikan seperti
Tali bianglala pasangan berlari menderap
Jadi omongan tidak seperti biasa terhadap
Jenjang lebih sopan urutan menjadi menguji

Perbuatan menumpangkan terpikat sanggup
Tapi menciptakan suasana perasaan paling
Hukum selama tetap menjalin jaring benang
Terbuang tidak pakai lagi keaslian tumbuhan
Mengandung jaringan kayu selalu teringat
Pemeriksa kotor tidak puas tidak teratur saja

Mengheran ajaran serupa apapun semakin
Dapat mengerti terdapat kombinasi ketukan
Seakan mengatur segala terlihat pasangan
Patuh terlalaikan pikiran pengecoh semakin
Jadi pusat biarpun berjauhan mengerjakan
Sesuatu diperbuat pandangan kecantikan

Tapi menjadi makanan utama paling banyak
Penghasilan banyak pula belanjaan barang
Dagangan perantara biasanya kurang tetap
Tidak berubah keselamatan lindungi patut
Hormati tugas dirasakan menyelamatkan
Tidak mendapat kesempatan lebih khusus

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun