Mohon tunggu...
Risna Nugroho
Risna Nugroho Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Blogger

Blogger, Ibu Rumah Tangga, Homeschooler, Chiang Mai, Thailand, tulisan lainnya di blog.compactbyte.com

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Scarecrow Pemikir, "The Wonderful Wizard of Oz"

21 Mei 2020   09:10 Diperbarui: 21 Mei 2020   09:08 280
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sampul buku The Wonderful Wizard of Oz (Sumber: baltimoresun.com)

“What shall we do?” asked Dorothy despairingly.

“I haven’t the faintest idea,” said the Tin Woodman, and the Lion shook his shaggy mane and looked thoughtful.

But the Scarecrow said, “We cannot fly, that is certain. Neither can we climb down into this great ditch. Therefore, if we cannot jump over it, we must stop where we are.”

“I think I could jump over it,” said the Cowardly Lion, after measuring the distance carefully in his mind.

“Then we are all right,” answered the Scarecrow, “for you can carry us all over on your back, one at a time.”

So they sat down to consider what they should do, and after serious thought the Scarecrow said:

“Here is a great tree, standing close to the ditch. If the Tin Woodman can chop it down, so that it will fall to the other side, we can walk across it easily.”

“That is a first-rate idea,” said the Lion. “One would almost suspect you had brains in your head, instead of straw.”

Kalau Kamu Pilih Hati atau Otak?

Kalau dipikirkan lagi, alasan Tin Woodman memilih hati cukup masuk akal. Alasan Scarecrow memilih otak juga tidak salah. Tapi kalau kita harus memilih salah satu, sepertinya jawaban setiap orang tidak akan sama.

Saya sendiri tidak bisa memilih antara hati dan otak, rasanya butuh keduanya walaupun dengan memiliki keduanya tidak otomatis membuat saya orang paling bijaksana ataupun paling cerdas sedunia.

Kalau Kamu bagaimana?

Penutup

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun