Mohon tunggu...
Rini DST
Rini DST Mohon Tunggu... Ibu Rumah Tangga - Seorang ibu, bahkan nini, yang masih ingin menulis.

Pernah menulis di halaman Muda, harian Kompas.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

RA Kosasih dari Komikus Menuju Visioner

10 November 2020   19:11 Diperbarui: 10 November 2020   19:23 396
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Desain oleh Rini DST, menggunakan Canva. Komik wayang, menjadi pilihan RA Kosasih berikutnya. Gambar istimewa

Setelah kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, RA Kosasih melamar bekerja di koran Pedoman. Jadilah setiap pagi bekerja di museum Zoologi dan pada malam harinya bekerja di koran Pedoman. Melalui koran inilah RA Kosasih melihat, penerbit Melodi di Bandung mencari penggambar komik. 

RA Kosasih melamar dengan memberikan contoh-contih gambar. Pucuk dicinta ulam tiba. Penerbit Melodi datang ke Bogor dengan memberikan contoh-contoh komik Amerika yang sedang digemari banyak orang. Dari sekian banyak  contoh-contoh yang diberikan oleh penerbit Melodi, RA Kosasih tertarik kepada komik wonder woman.

"Apa komik itu, ni?" lagi-lagi tanya Laras, cucu nini yang selalu pengin tahu.

"Komik adalah cerita yang bergambar ," jawabku, "Ceritanya ada yang dituliskan dalam balon ucapan dengan bagian runcing menunjukkan orang yang sedang berbicara, atau bulat-bulat menunjukkan orang yang sedang berpikir."

"Tapi ada juga yang sebagai keterangan biasa." sambungku lagi.

Laras memperhatikan dengan serius, lalu bertanya lagi, "Apakah bapak Kosasih senang membuat Komik?"

"Komik asli Indonesia benar-benar mulai dari dirinya," jawabku.

Sri Asih  merupakan komik pertama buah karya RA Kosasih, yang dibuat pada tahun 1954. Sri Asih adalah perempuan yang sebenarnya bernama Nani, menjadi tokoh komik Sri Asih yang terdiri dari 12 jilid. Bila Nani menyebut nama Dewi Asih, maka akan berubah menjadi Sri Asih. 

Seorang perempuan super yang berkemampuan  terbang, kebal berbagai senjata, bisa merubah tubuh menjadi besar, kecil dan menjadi banyak. Dengan mengenakan busana tradisional kemben dan jarik, Sri Asih pasti memenangkan setiap pertarungan membela kebenaran bagi orang yang tertindas. Komik Si Asih digemari oleh banyak orang, sehingga bisa terjual 3000 eksemplar. 

Tak berhenti dalam berkarya, komik berikutnya diberi judul Siti Gahara. Lagi-lagi tentang perempuan super. Tapi kali ini tokohnya mengenakan busana ala Timur Tengah. Seperti komik yang sebelumnya, Siti Gahara juga merupakan karya RA Kosasih yang digemari banyak orang.  Dibandingkan dengan gaji dari museum Zoologi yang Rp 150#, dari komiknya RA Kosasih berhasil mendapatkan honor Rp 4000# 

"Gampang sekali pekerjaan bapak Kosasih ya, ni,"  kata Laras yang membuat aku terkejut.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun